Zakat Payment Gateway (Pilih salah satu)

2 Virtual Account (Faspay)
4 FAQ

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pembayaran Zakat di IZI, tanyakan kepada Zakat Advisor di 1500047

Jam Operasional

Sen-Jum 8:00 - 17:00
Sabtu & Ahad Tutup!
Kecuali Ramadhan
Buka tiap hari jam 8.00 - 18.00
Dok. IZI News

BENGKULU (IZI NEWS) - LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Bengkulu adakam pelatihan manajemen bisinis untuk peserta penerima manfaat yakni KUMM Maju Bersama Provinsi Bengkulu dengan tema  Pengelolaan Keuangan Usaha.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua sesi tersebut turut diisi oleh beberapa pemateri.  Pemateri pertama yang ditutor oleh Herlin selaku Dosen Ekonomi Akuntasi Universitas Dehasen Bengkulu yang dilanjut pemaparan yang disampaikan oleh Dewi Nurmala selaku praktisi enterpreneur, pemilik tiga toko busana di Kota Bengkulu dan juga pendiri Komunitas One Day One Thousand (ODOT). (26/3)

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Quran dan beberapa sambutan. Kata sambutan dari Perwakilan IZI Bengkulu dan diakhiri dengan doa. Sesi pertama oleh Herlin mengupas mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang baik bagi usaha. Diperlukan pemisahan antara keuangan usaha dan pribadi.  Keuntungan usaha harus digunakan kembali untuk dijadikan modal usaha. Selain itu diperlukan pembuatan laporan keuangan. 

Laporan keuangan yang harus ada dalam usaha kecil menengah yang harus ada adalah pencatatan uang masuk dan uang keluar dalam usaha per hari.

Selain itu buku laporan lain yang jika memungkinkan untuk dikerjakan adalah buku pembelian dan penjualan, buku hutang dan piutang serta buku persediaan. Beliau menjelaskan bagaimana cara menghitung laba usaha serta harga pokok penjualan. Pencatatan keuangan diperlukan untuk mengetahui perkembangan usaha kita dan pos-pos pengeluaran apa saja yang dapat dikurangi. Sehingga dengan adanya pencatan, dapat memudahkan kita, langkah-langkah yang harus kita ambil untuk kemajuan usaha.

Sesi kedua oleh ibu Nurmala Dewi, sebagai praktisi pemilik usaha yang cukup berkembang di kota bengkulu, beliau banyak berbagi pengalaman serta ilmu yang beliau dapatkan dari traning usaha dan juga sudah diaplikasikan. Hal yang harus ada dalam seorang pengusaha yang ingin maju adalah memperbaiki mindset dan sikap mental sebagai seorang owner. 

Seorang owner harus selalu berpikir maju kedepan, mau memperlajari semua hal baru dan tanggap dengan perubahan-perubahan. Ibu-ibu harus memiliki target dan visi mau seperti apa usaha kita dimasa yang akan datang, dan harus dijalankan apa yang menjadi target,  Harus berpikir kreatif sehingga kita dapat terus bersaing, jangan berhenti belajar untuk bisa lebih baik.  Dan yang terpenting, usaha kita mencari rejeki bukan hanya untuk tujuan duiawi, tapi juga untuk tujuan akhirat, sehingga usaha kita akan lebih berkah dan diridhoi Allah. 

Diakhir sesi, IZI Bengkulu  memberikan evaluasi berupa motivasi kepada kaum Ibu agar program yang dilaksanakan Penerima Manfaat dapat diikuti dengan sebaik-baiknya.

"Kegiatan-kegiatan KUMM yang diadakan memiliki  tujuan dapat memberi perubahan kebaikan bagi usaha ibu-ibu PM sehingga terbangun kelompok ibu-ibu yang memiliki kemandirian ekonomi." pungkas Tim IZI Bengkulu pada Jumat (16/3).
(IZI/Wildhan/Bengkulu)

KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Sign In untuk mendapatkan benefit dengan menjadi member IZI

Lupa Info Akun Anda?

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

TOP