Zakat Payment Gateway (Pilih salah satu)

2 Virtual Account (Faspay)
4 FAQ

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pembayaran Zakat di IZI, tanyakan kepada Zakat Advisor di 1500047

Jam Operasional

Sen-Jum 8:00 - 17:00
Sabtu & Ahad Tutup!
Kecuali Ramadhan
Buka tiap hari jam 8.00 - 18.00
dok. IZI News

YOGYAKARTA (IZI News) - Masa kanak-kanak adalah saat terindah dan menyenangkan untuk bermain. Sebagaimana orang tua akan merasakan kebahagiaan dengan hadirnya sang buah hati yang sehat, lincah dan riang gembira. Namun rupanya takdir berkata lain. 
Barangkali ini adalah salah satu bentuk ujian dari sang pencipta kepada keluarga Abdul Wahab. Anak keduanya Alisha Khaira Wilda (2 tahun) menderita penyakit neuroblastoma atau kanker syaraf pada perut. Penyakit tersebut dideritanya sejak November 2017 lalu. 
Kondisi Alisha cukup memprihatinkan. Kulit sekujur tubuhnya mulai pucat menghitam dan terus mengalami penurunan berat badan. Adapun perutnya semakin lama semakin membesar. Berbagai upaya sudah dilakukan oleh orang tua Alisa melalui pusat pelayanan kesehatan dimana Alisha tinggal di daerah dusun Kurahan, Sudungdewo, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah. 

Pengobatan awal lewat puskesmas Sudungdewo kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Wonosobo. Akibat peralatan yang terbatas dan membutuhkan penanganan khusus, Alisa akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta. 
Saat ini Alisha masih menjalani rawat jalan dengan ritme dua pekan sekali. Proses itu harus dilakoni selama dua tahun lamanya. Hal tersebut memaksa Alisha dan keluarganya melakukan perjalan pulang-pergi dari Wonosobo ke Jogja biasanya menggunakan bis umum.

Ketika Tim Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan D.I Yogyakarta menjenguk ke RSUP Dr. Sarjito, Alisha hanya didampingi oleh sang Kakek (Riswanto). Riswanto hanya diijinkan untuk menunggu di depan gedung perawatan bayi disebabkan ruang pengobatan harus dikondisikan dalam keadaan steril. Sang Kalek menggantikan peran Abdul Wahab untuk mendampingi Alisha berobat dikarenakan sedang bekerja di Kalimantan sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit. 

Biaya pemeriksaan sudah ditanggung oleh BPJS kesehatan. Akan tetapi masih banyak kebutuhan lainya yang cukup berat untuk ditanggung keluarga Alisha. Salah satunya untuk tebus obat dan operasional selama menjalani pengobatan hingga dua tahun lagi. Terlebih pada saat jadwal kontrol, Alisa harus menjalani opname hingga beberapa hari. oleh karena itu tim IZI memberikan bantuan kesehatan guna meringankan beban yang harus ditanggung. Bantuan tersebut dimaksudkan guna turut membantu kesembuhan Alisha Khaira.

Sebelum Tim IZI pamit  meninggalkan rumah sakit,  Riswanto mengucapkan 
“Terima kasih banyak kepada IZI karena telah meluangkan waktu untuk menjenguk cucu saya. Kami merasa sangat senang atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami sekeluarga turut mendo’akan semoga Alloh Subhanahu Wata’ala mengganti dengan yang lebih baik kepada IZI dan para donaturnya.” pungkap Riswanto kepada tim IZI sebelum meninggalkan RSUP Dr. Sardjito pada Kamis (26/4). 
(IZI Tantri Yogyakarta)

KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Sign In untuk mendapatkan benefit dengan menjadi member IZI

Lupa Info Akun Anda?

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

TOP