Zakat Payment Gateway (Pilih salah satu)

2 Virtual Account (Faspay)
4 FAQ

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pembayaran Zakat di IZI, tanyakan kepada Zakat Advisor di 1500047

Jam Operasional

Sen-Jum 8:00 - 17:00
Sabtu & Ahad Tutup!
Kecuali Ramadhan
Buka tiap hari jam 8.00 - 18.00

Pentingnya Muslim Menjadi Kaya

Rabu, 07 Mar 2018 by | 284 visitor

Oleh : Ayu L Mukhlis


Pernahkah terpikir di benak anda mengapa negara maju dikuasai oleh negara non-muslim baik secara kekayaan, ilmu maupun teknologi. Padahal yang kita ketahui banyak ilmuwan klasik (zaman dahulu) mayoritas dari umat Islam, seperti Al-Khwarizmi (penemu Al Jabar), Ibnu Khaitam (penemu optic) dan lainnya. Bahkan para Rasul dan sahabat mereka sangat cerdas dan kaya, salah satunya Utsman bin ‘Affan yang kekayaanya masih ada sampai saat ini.

Majalah Forbes mencatat mayoritas orang terkaya di dunia dinobatkan kepada orang non-muslim, seperti Bill Gates, Waren Buffet dan lain-lain. Padahal, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk kaya, pesan ini disampaikan secara implisit dalam sebuah hadis "Tangan di atas lebih baik dibandingkan tangan dibawah".  Dan dalam hadis"Sesungguhnya kemiskinan sangat dekat dengan kekufuran" (Al Hadits). Beliau juga melarang kita untuk bermalas-malasan atau pasrah akan nasib sebagai orang miskin seperti sabdanya :"Setiap muslim harus berusaha sekuat tenaga agar keluar dari kemiskinan dan semakin jauh dari kekufuran"(HR. At-Thabrani).

Tapi sayangnya ada stigma negatif  di masyarakat tentang muslim yang kaya adalah salah dan pelit. Padahal Islam hanya melarang seseorang mencintai dunia dan harta sehingga menjadikannya lalai dari mengingat Allah. Tentu menjadi kaya bukanlah aib, kesalahan ataupun dosa, Islam tidak pernah melarang umatnya menjadi kaya dan tidak menyuruh umatnya untuk miskin, hanya saja Islam memberikan peringatan agar tidak terjebak dalam kekayaan yang semu dan kemiskinan dalam kekufuran.

Lalu bagaimana pentingnya muslim menjadi kaya?

Bisa beribadah dengan harta.

Ada dua jenis ibadah yang pertama yaitu beribadah dengan fisik dan hati seperti shalat, dzikir dan puasa, ini berhubungan hanya dengan Allah. Yang kedua ibadah yang menggunakan fisik, hati dan harta seperti zakat, infak, sedekah dan haji. Memang bukan tidak mungkin orang yang tidak memiliki harta bisa melakukan ibadah jenis yang kedua tapi jika kita berharta kesempatan untuk beribadah dengan harta terbuka lebar. Misal, seseorang yang membutuhkan uang untuk kebutuhan hidup dia tergoda untuk meminjam uang riba karena peluang meminjam uang riba terbuka lebar. Jika kita memiliki harta, kita bisa membantunya dengan harta dan dia telepas dari riba. Rasulullah bersabda :

“Barangsiapa yang berusaha melapangkan suatu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkannya dari suatu kesusahan di hari kiamat dan barang siapa yang berusaha memberi kemudahan bagi orang yang kesusahan, maka Allah akan memberi kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Barang siapa yang berusaha menutupi kejelekan orang Islam, Allah akan menutupi kejelekannya di dunia dan akhirat. Allah selalu membantu hamba-Nya selama hamba itu menolong sesama saudaranya” (HR. Muslim)

Allah sebaik-baik pemberi balasan, jika kita membantu seseorang dari kesulitan maka Allah pasti membantu kita ketika dalam kesulitan.

Menegakkan Ekonomi Syariah

Dewasa ini riba semakin merajalela karena sistem ekonomi dikuasai oleh non-muslim, sadar atau tidak banyak muslim yang terjebak ke dalamnya. Ekonomi berbasis syariah saat ini sangat sulit diterapkan karena sedikitnya muslim yang menanamkan modal di perekonomian syariah. Jika seorang muslim kaya maka dia dengan mudah menegakkan atau menjalankan sistem perekonomian syariah yang lebih diridhoi Allah disbanding sistem ekonomi sosialis maupun kapitalis.

Menjadi Sebab Dihargai Orang lain

Pandangan masyarakat terhadap seseorang tidak bisa dipisahkan dari ekonomi (hartanya). Seseorang yang berharta akan lebih dipandang, dihargai dan lebih dipandang pendapatnya. Bukan tidak mungkin seseorang yang shaleh dipandang baik dan dihargai masyarakat, tapi umumnya masyarakat lebih memandang pada yang berharta karena lebih memiliki kekuatan sosial.

Memberikan nafkah dan warisan terbaik untuk keluarga

Seorang muslim harus berusaha menafkahi keluarganya sesuai dengan kemampuanya. Dan kewajiban menafkahi keluarga adalah kewajiban bagi kepala keluarga yang harus ditunaikan. Orang tua wajib memberikan kehidupan terbaik untuk anak, memberikan bekal keimanan, materi dan pendidikan terbaik untuk anak-anak. Banyak eksploitasi anak karena lemahnya ekonomi keluarga, dan anak-anak menjadi brutal karena tidak mengenyam pendidikan yang baik. Bila kita memiliki harta maka kita bisa menghindari hal-hal buruk yang terjadi pada anak, setidaknya dengan nafkah dan warisan yang baik kita bisa menyekolahkan mereka setinggi mungkin dan menempatkan mereka dilingkungan Islami.

Umat Islam memiliki kedudukan di mata dunia

Jika umat Islam kaya, maka pandangan sebelah mata dunia terhadap muslim yang miskin dan ditindas tidak akan lagi terjadi, hal inilah yang harus dipikirkan oleh seorang muslim. Umat muslim harus kaya agar memiliki kedudukan dan berpengaruh di dunia.

Itulah beberapa alasan pentingnya seorang muslim harus kaya. Ketika seorang muslim yang mampu maka hal yang tidak boleh dilupakan adalah mengeluarkan zakat, infak dan sedekah. Karena zakat merupakan kewajiban agama yang sangat terkenal termasuk satu rukun Islam. Oleh karena itum zakat termasuk perkara-perkara pasti dalam agama Islam, maka barangsiapa mengingkari kewajiban zakat, ia menjadi kafir dan keluar dari agama Islam Kecuali jika orang tersebut baru masuk Islam.

Dan manfaat zakat sendiri selain membentengi harta, juga sebagai sarana mendekatkan dirir kepada Allah dan bisa meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah. Manfaat bagi mustahik zakat bisa membantu mereka dari kesulitan hidup dan mempererat ukhuwah Islamiyah.



KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Sign In untuk mendapatkan benefit dengan menjadi member IZI

Lupa Info Akun Anda?

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

TOP