Zakat Payment Gateway (Pilih salah satu)

2 Virtual Account (Faspay)
4 FAQ

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pembayaran Zakat di IZI, tanyakan kepada Zakat Advisor di 1500047

Jam Operasional

Sen-Jum 8:00 - 17:00
Sabtu & Ahad Tutup!
Kecuali Ramadhan
Buka tiap hari jam 8.00 - 18.00

Beasiswa Pelajar IZI: Mindset Muslim Millenial

Selasa, 09 Jan 2018 by | 146 visitor

SEMARANG (IZI NEWS) – Pekan ini kegiatan pendampingan ‘Beasiswa Pelajar’ Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah dilakukan di mushola SMK N 6 Semarang, Senin,  (08/01/2018). 

Peserta di SMK N 6 Semarang berjumlah 15 orang, hanya saja yang dapat mengikuti bimbingan 4 orang, karena siswa kelas XI sedang menjalani magang, dan ada beberapa jurusan yang melakukan ujian praktek keesokan harinya, sehingga membutuhkan waktu untuk mempersiapkan.

Materi motivasi kali ini, disampaikan oleh Pak Iwan Budiono. Beliau merupakan seorang guru fisika, kimia, dan biologi di SMP Al-Irsyad, wirausahawan, dan sosiopreneur. Beliau mengawali materi dengan menjelaskan mengenai alur nasib yang diyakin Mahatma Gandhi, yang juga bisa dijadikan sebagai contoh. 

Alur nasib tersebut diawali dengan Pikiran yang akan menjadi kata-kata, kata-kata menjadi tindakan, tindakan menjadi kebiasaan, kebiasaan menjadi karakter dan karakter itu akan menjadi nasib. 

Tema besar yang dipilih oleh Pak Iwan berkaitan dengan pikiran atau mindset yaitu M3, Mindset Muslim  Millenial. Apa itu M3? Pak Iwan menjelaskan bahwa setiap manusia yang hidup di era millennial harus memiliki sekurang-kurangnya 13 kemampuan portable. Cara mendapatkannya adalah dengan menerapkan M3 tersebut.

Mindset Muslim  Millenial terdiri dari empat kategori. Pertama, Mindset Desainer. Setiap manusia harus mampu merancang sesuatu atau seseorang sesuai dengan hal-hal yang telah dijelaskan dalam Al-Quran. Kedua, Mindset Penakluk/Pembebas/Pemakmur. Mindset yang meyakinkan diri bahwa setiap kita adlah penakluk, Q.S. 36: 20-22. Ketiga, Mindset Penjelajah. 

Ketertinggalan bangsa ini karena kita mengabaikan tiga ilmu empiris yang sangat penting bagi peradaban manusia, yaitu bahasa, geografi, serta sejarah. Terakhir Mindset Inovator. Jangan hanya sekedar menjadi pemeran pembantu, tapi jadilah pemeran utama dalam setiap momen dalam kehidupan kita.

Milad kelas XII jurusan Tata Busana, sangat antusias dengan penjelasan Pak Iwan. Miladpun mengajukan pertanyaan mengenai keberadaan inovasi-inovasi teknologi masa lalu. Pak Iwanmpun menjawab “banyak teknologi di jaman para Nabi terdahulu seperti Nabi Yusuf dengan teknologi pengawetan makanannya, yang belum dikaji secara mendalam. Hal ini terjad karena kita mengesampingkan ilmu sejarah sehingga kita tidak mau atau malas membaca siroh-siroh kenabian”. 

Diskusi hangat tercipta dalam majelis tersebut. Pak Iwan memberikan penjelasan yang memancing rasa penasaran teman-teman SMK 6, sehingga berbagai pertanyaanpun terlontar,dan didiskusikan dalam majelis tersebut. (IZI/Kiky/Jateng)

KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Sign In untuk mendapatkan benefit dengan menjadi member IZI

Lupa Info Akun Anda?

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

TOP