Zakat Payment Gateway (Pilih salah satu)

2 Virtual Account (Faspay)
4 FAQ

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pembayaran Zakat di IZI, tanyakan kepada Zakat Advisor di 1500047

Jam Operasional

Sen-Jum 8:00 - 17:00
Sabtu & Ahad Tutup!
Kecuali Ramadhan
Buka tiap hari jam 8.00 - 18.00

Menjadi Para Penggegas

Jumat, 23 Des 2016 by | 787 visitor

INI hari yang keempat puluh. Bumi yang luas semakin terasa menghimpit. Tidak ada kawan yang sudi membalas senyum, seperti yang sudah-sudah. Bahkan, tidak untuk saling bicara. Semua menjauh. Mulai dari sahabat yang paling dekat, Abu Qatadah, enggan. Bahkan, untuk sekedar menjawab salam. Ini bukan bumi yang ia kenal sebelumnya.

Amma Ba’du, kami dengar sahabatmu telah mengucilkan dirimu. Menjadikan dirimu hina dan sia-sia. Temuilah kami, niscaya kami bisa menghiburmu”, demikian sebagian isi surat Raja Ghassan kepadanya. Surat itu ia remas kuat. Dilemparkannya ke dalam tungku. “Ini adalah cobaan lagi, “ gumamnya.

“Apakah aku harus menceraikannya?” tanyanya kepada utusan Rasulullah SAW yang tiba-tiba datang. “Tidak. Tetapi jauhilah istrimu”, jawab utusan itu. “Sesungguhnya itulah yang diperintahkan Rasulullah SAW kepadamu”. Benteng terakhir pun kini harus ia lepas. Benar-benar harus sendiri. Sungguh sempurna ujian itu. Tapi ia ikhlas.

Kesalahannya sederhana untuk ukuran awam: malas, menunda. Hingga tertinggal menuju Tabuk. Tempat yang sangat jauh. Untuk menghadapi pasukan yang sangat besar. Di musim panas yang sangat terik. Yang ia jumpai setelah tertinggal jauh dari rombongan para penggegas di Madinah adalah orang-orang renta dan sakit. Dan orang-orang yang tenggelam dalam kemunafikan. Siksa batin di mulai dari situ.

Tiba-tiba terdengar suara keras. “Ka’ab bergembiralah!”. Ia tahu, Allah SWT sudah menurunkan keputusannya. At-taubah ayat 117-119. Ka’ab bin Malik bersujud. Menangis sejadi-jadinya. Tangis gembira air mata sesal. Air mata syukur. Teraduk satu. Di hari yang kelimapuluh. Ia lihat di sana Rasulullah SAW telah menanti dengan wajah bersinar-sinar. Penuh Cinta.

Tersenyum indah. “Bergembiralah pada hari terbaik sejak Engkau dilahirkan, ya Ka’ab”, kata-kata yang terdengar sangat lembut dari orang yang paling ia cintai di kolong langit. Dengan pelukan yang sangat erat. Dalam dekapan iman yang tak mau ia lepas lagi. Takbir. Tahlil. Isak tangis. Mengharu-biru.

Malas, menunda, adalah tanda kelemahan iman. Maka hendaklah seorang hamba bertekad bulat untuk bersegera jika memperoleh kesempatan untuk beramal taat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menjadi para penggegas. Demikian Syaikh Salim bin Ied al Hillali dalam syarah Riyadush Sholihin-nya.

Hasan Al Bashri rahimahullah – ulama besar tab’in – berkata: “Subhanallah, Ka’ab tidak pernah memakan harta haram sama sekali. Tidak pernah menumpahkan darah. Tidak pernah membuat kerusakan di muka bumi”.

Hanya karena menunda dan malas, Allah SWT menimpakan musibah kepadanya. “Bumi yang luas disempitkan baginya. Lalu bagaimana dengan mereka yang melakukan kekejian dan dosa?”. Bergegas beramal, ketika hasrat taat muncul. Menuntaskan kebajikan, ketika kesempatan datang.

*) Wildhan Dewayana, ST, M.Led - Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI)


KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Sign In untuk mendapatkan benefit dengan menjadi member IZI

Lupa Info Akun Anda?

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

TOP < script type = "text/javascript" > $(function () { $('#change-image').on('click', function () { $(this).prev('.captcha-image').attr('src', ($(this).data('src') + '?' + Math.random())); $(this).next('#captcha').focus(); }); $('#datetimepicker4').datetimepicker({ pickTime: false }); }); $zopim(function () { $zopim.livechat.window.setTitle('Questions? Chat with Us'); $zopim.livechat.window.setColor('#a2ca2b'); // $zopim.livechat.theme.setColors({badge: '#a2ca2b', primary: '#000000'}); $zopim.livechat.theme.reload(); // apply new theme settings });