Zakat Payment Gateway (Pilih salah satu)

2 Virtual Account (Faspay)
4 FAQ

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pembayaran Zakat di IZI, tanyakan kepada Zakat Advisor di 1500047

Jam Operasional

Sen-Jum 8:00 - 17:00
Sabtu & Ahad Tutup!
Kecuali Ramadhan
Buka tiap hari jam 8.00 - 18.00

YOGYAKARTA - Merintis suatu usaha memang tidak mudah, banyak proses yang harus dilalui dengan tekun, seperti perencanaan, persiapan, pelaksanaan, pengawasan hingga evaluasi yang baik dan berkesinambungan.

Terlebih apa yang diusahakan merupakan suatu ikhtiar jangka panjang. Hal ini pula yang disadari oleh Kelompok Usaha Mandiri Masyyarakat (KUMM) Widodo, kelompok yang dibentuk dan didanai oleh program IZI To Success.

KUMM Widodo sebagai kelompok usaha mandiri masyarakat masih sangat muda karena baru dibentuk dan didanai oleh program IZI To Success akhir tahun lalu ini, tengah merintis usaha pupuk kandang dengan memanfaatkan limbah ternak masyarakat atau anggota KUMM Widodo.

Dalam tahap perintisan itu, KUMM Widodo mengusahakan dan melalui proses-prosesnya dengan tekun dan kompak. Salah satu proses yang dilakukan KUMM Widodo agar usaha pupuk kandang tersebut berhasil, yakni dengan peningkatan kapasitas dan pengetahuan anggota terhadap proses pembuatan hingga pemasaran pupuk kandang.

Kali ini melakukan studi banding ke “Kelompok Ternak Sukorejo I”. Salah satu kelompok ternak yang cukup sukses dalam usaha produksi pupuk kandang, terlebih kelompok inilah yang merupakan kelompok ternak pertama di D.I Yogyakarta yang memproduksi pupuk kandang.

Studi banding dilaksanakan pada Minggu (6/8/2017) berlokasi di kandang “Kelompok Ternak Sukorejo I” di Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Anggota KUMM Widodo yang mengikuti studi banding ini sebanyak 15 orang, termasuk Ketua KUMM Widodo; Pak Slamet, Penasehat KUMM Widodo; Pak Tukiyat dan Dukuh Singkil; Pak Parmana, serta didampingi Fasilitator program IZI to Success.

Mereka berangkat dari KUMM Widodo Dusun Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunung Kidul, DI Yogyakarta menuju lokasi kandang “Kelompok Ternak Sukorejo I” pukul 08.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 10.00 WIB.

Setiba di lokasi, anggota KUMM Widodo melepas lelah dengan melihat-lihat kandang kambing “Kelompok Ternak Sukorejo I” yang sangat luas yang berdiri di atas tanah seluas tiga hektare.

Kegiatan studi banding baru dimulai pukul 10.30 WIB, dibuka oleh Fasilitator dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Kelompok Ternak Sukorejo I, Suyadi. Ketua KUMM Widodo Slamet berkesempatan menyampaikan sambutan sekaligus ucapan terimakasih atas kesediaan Kelompok Ternak Sukorejo I menerima rombongan dari KUMM Widodo.

Acara berlanjut dengan sharing dan tanya-jawab seputar pembuatan pupuk kandang hingga pemasaran dan hal-hal yang berkaitan dengan penjagaan kesehatan ternak. Pada kesempatan tersebut peserta studi banding diajak untuk melihat langsung proses pembuatan pupuk hingga proses packaging dan perawatan kambing di kandang. Studi banding ditutup dengan shalat zuhur berjamaah dilanjut dengan makan siang dan foto bersama.

Seluruh anggota KUMM Widodo terlihat antusias mengikuti semua acara, terlebih mereka menemukan banyak pengetahuan dan pengalaman baru dari paparan dan proses pembuatan pupuk hingga pemasaran yang ditunjukkan pada studi banding ini.

“Ada banyak hal baru yang kami dapat, mulai dari persiapan fermentasi srintil (kotoran kambing) sampai bagaimana cara memasarkan. Alhamdulillah sangat bermanfaat untuk KUMM Widodo. Semoga ini menjadi motivasi untuk kita semua,” ujar Slamet, Ketua KUMM Widodo. (IZI/Sulaiman Tahir/Jakarta)


KOMENTAR

Tinggalkan Pesan

Sign In untuk mendapatkan benefit dengan menjadi member IZI

Lupa Info Akun Anda?

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

Silahkan masukan alamat email, untuk mendownload dokumen

TOP