5 Tips untuk Orang Tua Ketika Anak Menghadapi Ujian Sekolah
Jakarta – Ketika musim ujian sekolah datang, momen ini kerap menjadi momen yang menegangkan, tidak hanya bagi anak yang akan mengahdapinya, tetapi juga bagi orang tua. Kecemasan, tekanan, dan harapan bercampur menjadi satu. Namun sebagai orang tua Muslim, kita diingatkan bahwa ikhtiar lahir harus selalu diiringi dengan ikhtiar batin seperti doa, tawakal, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Berikut ada lima tips yang dapat Ayah dan Bunda terapkan ketika buah hati sedang menghadapi ujian sekolah.
- Dampingi anak dengan kasih sayang, bukan beban
Salah satu hal terpenting yang dibutuhkan anak saat menghadapi ujian adalah kehadiran orang tua yang hangat dan suportif. Alih-alih memberikan tekanan dengan target nilai yang tinggi, Ayah dan Bunda dapat memompa semangat anak melalui kalimat-kalimat penuh motivasi seperti, “Bismillah, kamu pasti bisa. Allah selalu bersama orang yang berusaha.”
Tanpa disadari, ucapan orang tua memiliki dampak besar terhadap rasa percaya diri anak. Kata-kata yang membangun akan jauh lebih efektif daripada sekadar menuntut hasil yang sempurna.

- Bantu anak ketika belajar
Orang tua memiliki peran penting dalam membantu anak menyusun strategi belajar yang efektif. Duduklah bersama anak untuk mengetahui materi apa saja yang akan diujikan, lalu pelajari bersama secara terarah. Setelah sesi belajar bersama berlangsung, berikan ruang bagi anak untuk mengulang sendiri agar pemahaman mereka lebih mengakar.
Bila anak sulit mengerti pelajaran yang menurut ayah dan bunda mudah, hindari menyerangnya dan menyepelekan soal yang ia hadapi. Lebih baik amati dan beri ruang untuk mereka bertanya sembari menjawab dengan baik.
- Perhatikan Kondisi Fisik dan Pola Istirahat
Persiapan menghadapi ujian tidak hanya soal buku dan latihan soal. Kesehatan fisik anak adalah pondasi yang tak boleh diabaikan. Pastikan anak mendapatkan tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan tidak terlalu menguras tenaga menjelang hari-H ujian.
Selain itu, bantu anak membuat jadwal belajar yang terstruktur agar waktu dapat dikelola dengan baik dan tidak ada materi yang terlewat. Tubuh yang bugar akan membantu pikiran bekerja lebih jernih saat mengerjakan soal.
- Terus panjatkan doa demi kelancaran ujian
Dalam Islam, doa orang tua memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Rasulullah SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak, salah satunya adalah doa orang tua untuk anaknya:
“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa musafir, dan doa orang tua untuk anaknya.” (HR. Abu Dawud)
- Ajari anak bersikap tawakal setelah berusaha
Salah satu nilai Islam yang penting untuk ditanamkan kepada anak adalah tawakal — menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah setelah ikhtiar dilakukan dengan sungguh-sungguh. Motivasi anak agar tetap tenang, dan ajak mereka untuk beribadah dan berdoa bersama.
Para ulama mengingatkan bahwa hasil akhir tetap berada di tangan Allah SWT. Oleh karena itu, selain berusaha maksimal, orang tua perlu membantu anak memahami bahwa nilai terbaik adalah buah dari kerja keras yang diiringi keikhlasan hati. Dengan tawakal, anak akan terhindar dari rasa cemas berlebihan dan mampu mengerjakan ujian dengan pikiran yang lebih jernih.
Sebagai orang tua, kita tidak bisa mengerjakan soal ujian untuk anak. Tapi kita bisa melakukan hal yang jauh lebih bermakna seperti mendoakan mereka di sepertiga malam, menenangkan mereka saat gelisah, dan mengingatkan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang berusaha. Semoga setiap ikhtiar kita menjadi amal yang dicatat, dan setiap doa kita menjadi jalan kemudahan bagi buah hati tercinta.
Sumber: Chanelmuslim.com | Hellosehat.com | Gebrak.id
