Tim Respon Bencana IZI Tiba di Desa Alat, Kalimantan Selatan

KALIMANTAN SELATAN – Tanggal 19 Januari 2021 Pukul 11:00 WITA tim penyaluran bantuan korban bencana banjir bandang dari IZI tiba di salah satu lokasi bencana yaitu Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Terlihat beberapa bangunan rumah hancur, lantai yang penuh dengan tanah, serta barang-barang terkena tanah dan lumpur akibat banjir.

Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan ini merupakan salah satu desa di kabupaten yang terdampak paling parah, selain Kabupaten Hulu Sungai Tengah ada beberapa lagi Kabupaten yang mengalami dampak terparah yaitu Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, dan Balangan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan.

Tim Respon Bencana IZI Tiba di Desa Alat, Kalimantan Selatan

Di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah sendiri total terdapat 57 kepala keluarga yang menerima bantuan dari IZI, terlihat penduduk desa tampak menyambut tim IZI datang memberikan bantuan. Tim IZI juga perlu melewati jembatan yang terbuat dari bambu untuk melintasi sungai ketika hendak menyalurkan bantuan. Bantuan barang yang disalurkan pada saat ini yaitu alas tidur, selimut, hygiene kit, dan minyak kayu putih. Untuk mengecek kesehatan dan mengobati para korban banjir tim IZI juga sudah mengirim tim medis, dokter, serta relawan.

Mewakili para penerima manfaat yang sangat bersyukur atas bantuan yang disalurkan, Kepala Cabang IZI Kaltim, Herlan Fauzi menghaturkan terima kasih kepada segenap donatur atas kepercayaannya selama ini.

“Semoga kebahagiaan dalam berbagi senantiasa tertanam. Insyaallah kita terus bergotong-royong dengan zakat, infak, sedekah untuk saling memudahkan dan memuliakan”, tutup Herlan. (IZI)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.