Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

8 Manfaat Membacakan Buku Pada Bayi

Syamil Abyan2025-09-17T13:43:14+07:00
Syamil Abyan Edukasi dan Inspirasi Islami #Baca Buku, Artikel Edukasi, Edukasi Kesehatan, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, IZI, zakat, zakat indonesia 0 Comments

Pernahkah Sahabat IZI membacakan buku pada bayi, meski ia belum bisa berbicara atau memahami kata-kata sepenuhnya? Banyak orang tua berpikir kegiatan ini baru berguna ketika anak sudah bisa bicara. Padahal, menurut berbagai penelitian, justru sejak bayi lahir hingga usia dini, otak mereka sedang berada pada masa emas perkembangan bahasa dan kognitif.

Prof. Anne Fernald, psikolog perkembangan dari Stanford University, bayi yang sering diajak berinteraksi dengan bahasa—termasuk lewat membaca buku—memiliki kemampuan pemrosesan bahasa yang jauh lebih baik dibandingkan yang jarang mendapat stimulasi. Dengan kata lain, semakin dini anak mendengar bahasa yang kaya dan beragam, semakin kuat pula fondasi kecerdasan berbahasa mereka di masa depan.

Dengan kata lain, membacakan buku sejak dini bukanlah hal sia-sia, melainkan investasi berharga bagi masa depan anak. Nah, berikut adalah 8 manfaat membacakan buku pada bayi :

  1. Mendukung perkembangan bahasa
    Bayi yang rutin dibacakan buku lebih cepat memahami suara dan pola bahasa. Penelitian dalam Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics menunjukkan bahwa dampak membacakan sejak usia 9 bulan sudah bisa meningkatkan skor bahasa anak. Jadi meski mereka belum bisa mengucapkan kata, otak mereka sedang bekerja keras menyerap setiap bunyi dan intonasi.
  2. Memperkaya kosakata sejak dini
    Buku menghadirkan banyak kata yang jarang muncul dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, bayi bisa mengenal kata “jerapah”, “awan”, atau “pesawat” lewat cerita bergambar. Dari sinilah, perlahan kosakata mereka bertambah luas, dan kelak akan membantu mereka lebih mudah berkomunikasi.
  3. Menguatkan bonding
    Saat orang tua memeluk bayi sambil membaca, sebenarnya ada rasa aman dan kasih sayang yang ikut tersampaikan. Momen sederhana ini mempererat bonding, membuat bayi merasa dicintai, sekaligus membangun rasa percaya diri mereka sejak kecil.
  4. Membentuk rutinitas yang menenangkan
    Membacakan buku sebelum tidur bisa menjadi ritual harian yang membuat bayi lebih rileks. Suara lembut dan alur cerita yang teratur memberi sinyal bahwa sudah waktunya beristirahat. Rutinitas ini bukan hanya menenangkan bayi, tapi juga membantu orang tua menciptakan pola tidur yang teratur.
  5. Menumbuhkan logika dan imajinasi
    Dari cerita sederhana, bayi belajar bahwa ada urutan peristiwa: tokoh datang/pergi, sesuatu terjadi, lalu ada penyelesaian. Meski terdengar sepele, inilah awal dari kemampuan berpikir logis. Ditambah lagi, gambar-gambar penuh warna memancing imajinasi mereka untuk membayangkan hal-hal di luar pengalaman sehari-hari.
  6. Melatih perhatian dan empati
    Bayi yang dibacakan buku belajar fokus mendengarkan suara orang tua, mengikuti ekspresi wajah, hingga merespon intonasi. Bahkan ketika orang tua membaca dengan nada sedih atau gembira, bayi secara perlahan belajar mengenali dan ikut merasakan emosi itu.
  7. Mempersiapkan kesuksesan belajar di sekolah
    Anak yang terbiasa mendengar cerita sejak bayi biasanya datang ke sekolah dengan modal kosakata lebih banyak dan rasa percaya diri yang lebih kuat. Mereka lebih siap mengenal huruf, menyusun kata, dan memahami instruksi, sehingga proses belajarnya jadi lebih lancar.
  8. Mengurangi kesenjangan kosakata (“word gap”)
    Studi menunjukkan bahwa anak yang sering dibacakan buku bisa mendengar jutaan kata lebih banyak sebelum masuk usia 5 tahun, dibandingkan dengan anak yang jarang mendapat pengalaman serupa. Perbedaan inilah yang membuat mereka lebih unggul dalam literasi dan pemahaman saat sekolah nanti.

Sahabat IZI sekarang sudah tahu kan manfaat membacakan buku pada bayi? Jadi, jangan tunggu anak bisa membaca sendiri. Mulailah dari sekarang, satu buku, satu cerita, setiap hari. Siapa tahu, kebiasaan kecil ini kelak menjadi hadiah terbesar yang Sahabat IZI berikan untuk masa depan mereka.

[Ayu L Mukhlis]

Sumber : theedadvocate.org | theguardian.com | health.clevelandclinic.org

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Syamil Abyan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025