Semarang – Suasana berbeda tampak dalam kegiatan rutin Belajar Baca Qur’an (BBQ) yang dilaksanakan setiap Rabu sore selepas Asar di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah, Rabu (10/6). Dipandu oleh Ustadzah Upik dan Ustadzah Tari, kegiatan yang berlangsung di ruang tengah rumah singgah ini diikuti sekitar 10 peserta yang terdiri dari pasien dan keluarga pendamping, baik laki-laki maupun perempuan. Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan usia, menciptakan suasana belajar yang hangat dan penuh semangat.

Salah satunya adalah Sri Anjati (64), penghuni asal Kabupaten Pemalang yang sedang mendampingi suaminya menjalani radioterapi akibat kanker nasofaring. Eyang Uti, sapaan akrabnya, terlihat sungguh-sungguh belajar membaca Al-Qur’an meskipun masih menggunakan Iqro. Ada pula Astri (48), pejuang kesembuhan autoimun lupus asal Kabupaten Pekalongan, yang khidmat membaca Al-Qur’an sambil disimak oleh Ustadzah Tari untuk memperbaiki tajwid dan bacaannya.

Peserta termuda dalam kegiatan ini adalah Maesaroh (18), lulusan SMA asal Kabupaten Grobogan yang tengah mendampingi ibundanya menjalani radioterapi karena kanker rahim. Dengan penuh kesabaran dan ketekunan, Maesaroh mengikuti pembelajaran bersama peserta lainnya. Di sela kegiatan, Ustadzah Tari memberikan motivasi kepada para penghuni. “Semoga dengan ikhtiar bapak ibu berobat dan sekarang ikut belajar mengaji di RSP IZI bisa menjadi berkah dalam perjuangan dan ikhtiarnya njih bapak ibu,” tutur Maesaroh.

Melalui program BBQ ini, Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah berharap para penghuni tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan tentang Al-Qur’an, tetapi juga semakin dekat dengan Allah SWT di tengah proses ikhtiar kesembuhan yang sedang dijalani.

Harapannya, semangat belajar yang tumbuh setiap pekan dapat terus dijaga, sehingga peserta yang masih belajar Iqro dapat meningkat hingga lancar membaca Al-Qur’an, sementara yang sudah mampu membaca Al-Qur’an dapat semakin baik dalam memahami dan menerapkan ilmu tajwid.