Jakarta – Upaya untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing terapis bekam di era digital terus dilakukan, salah satunya melalui Pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh IZI dan Paragon Corp di IZI Perwakilan Jakarta pada Sabtu (6/6/26). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para praktisi dengan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital yang relevan dengan perkembangan teknologi, sehingga mereka mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Pelatihan ini menghadirkan Nursyam Syahrir sebagai narasumber, yang juga merupakan dosen di Jakarta Business School, untuk membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital yang mendukung pengembangan usaha bekam. Kegiatan ini bertujuan membantu peserta memahami strategi promosi modern agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan daya saing di era digital.

Pada sesi pertama, peserta mempelajari dasar-dasar pemasaran digital berbasis AI, mulai dari analisis target pelanggan hingga pemetaan kebutuhan pasar terhadap layanan bekam. Peserta kemudian memanfaatkan platform Gemini untuk menghasilkan ide-ide konten promosi yang sesuai dengan karakteristik calon pelanggan. Dengan pendekatan yang aplikatif, peserta dapat langsung mempraktikkan penggunaan berbagai platform digital untuk mendukung pengembangan usaha mereka.
Selanjutnya, peserta mengembangkan ide konten tersebut menjadi materi promosi visual menggunakan fitur AI Design pada Canva. Desain yang dihasilkan dipadukan dengan caption yang disusun menggunakan bantuan AI, kemudian dipublikasikan melalui akun media sosial Facebook dan Instagram masing-masing. Peserta juga mendapatkan materi mengenai iklan berbayar di media sosial, meliputi penentuan tujuan promosi, target audiens, lokasi sasaran, hingga praktik penggunaan fitur boost post. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman praktis tentang cara meningkatkan jangkauan promosi secara lebih efektif dan terukur.

Santi, salah seorang peserta, mengaku memperoleh banyak wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha. “Alhamdulillah, pelatihan ini menambah pengetahuan saya tentang cara membuat dan mengelola iklan di media sosial menggunakan platform digital yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Semoga dapat membantu memperluas jangkauan usaha bekam yang kami jalankan,” ujar Santi.
Sebagai tindak lanjut, peserta menyusun kalender konten pemasaran selama satu bulan sebagai panduan untuk menjaga konsistensi publikasi dan membangun strategi promosi yang berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, IZI dan Paragon Corp berharap para praktisi bekam mampu memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mengembangkan usaha mereka. Peningkatan kemampuan pemasaran diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, meningkatkan jumlah pelanggan, serta memperkuat kemandirian ekonomi para peserta dan keluarganya.
[frd/ru/izi]