Padang (7/8/26) – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat menyalurkan 50 paket makanan siap saji dari MTT Sumbagteng kepada para lansia dhuafa terdampak banjir di RW 9, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang, pada Jumat (7/8). Bantuan diantarkan langsung dari rumah ke rumah untuk memastikan para lansia yang masih dalam masa pemulihan pascabencana dapat menerima makanan siap santap.
RW 9 menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir bandang pada 3 Agustus 2026. Berdasarkan data setempat, terdapat 5 RT terdampak dengan total 526 Kepala Keluarga (KK) yang merasakan dampak banjir. Tingginya debit air menyebabkan rumah-rumah warga terendam, merusak perabotan, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Proses penyaluran dilakukan bersama kader RW 9, Kak Leni, yang turut mendampingi tim IZI Sumatera Barat mengantarkan paket makanan dari rumah ke rumah. Kehadiran kader setempat membantu memastikan bantuan diterima langsung oleh para lansia yang membutuhkan.

Leni menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. “Terima kasih kepada MTT Sumbagteng dan IZI Sumatera Barat yang sudah begitu peduli terhadap warga RW 9. Bantuan ini sangat berarti, khususnya bagi para lansia yang masih berjuang memulihkan kondisi setelah banjir. Semoga Allah membalas setiap kebaikan para donatur dan seluruh tim yang terlibat.”
Salah satu penerima manfaat, Nenek Zahra, baru saja pulang dari rumah sakit setelah menjalani pengobatan akibat operasi pada kakinya yang mengalami cedera pascabanjir bandang. Dengan penuh rasa syukur, beliau mengungkapkan kebahagiaannya saat menerima bantuan. “Terima kasih banyak ya, Nak… Makasih rasakinya. Nenek lagi lapar dan haus pulang dari rumah sakit, Alhamdulillah dapat rezeki. Ini kasur hampir saja hanyut, untung dibantu warga untuk menyelamatkannya.”

Cerita Nenek Zahra menjadi gambaran perjuangan banyak warga di Dadok Tunggul Hitam. Para lansia mengisahkan bahwa air banjir naik begitu cepat hingga masuk ke dalam rumah dengan ketinggian yang sangat mengkhawatirkan. Beruntung, sebagian rumah kini telah memiliki loteng yang dimanfaatkan sebagai tempat menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang penting ketika banjir datang. Mengingat Dadok Tunggul Hitam merupakan wilayah yang kerap dilanda banjir, keberadaan loteng menjadi salah satu upaya mitigasi sederhana yang sangat membantu keselamatan warga.
Melalui program ini, MTT Sumbagteng bersama IZI Sumatera Barat berharap bantuan makanan siap saji dapat meringankan kebutuhan para lansia dhuafa yang terdampak banjir serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit dari musibah. IZI Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada MTT Sumbagteng atas kepercayaan dan kolaborasi dalam menyalurkan amanah kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga sinergi kebaikan ini terus membawa manfaat bagi para penyintas bencana dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.
[Forina – @inisiatifzakat_sumbar]




