Dukung Kesehatan Muallaf, Yayasan Mardi Waluyo Semarang & IZI Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Melalui Program Kampung Bina Muallaf

Kabupaten Semarang — Sebanyak 50 penerima manfaat mulai dari remaja hingga lansia mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam rangkaian Program Kampung Bina Muallaf di Dusun Dalangan, Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Layanan kesehatan tersebut merupakan program Yayasan Mardi Waluyo Semarang yang bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah dan terlaksana pada Sabtu (22/8/26) di serambi Masjid Baiturrahman Dusun Dalangan. Para penerima manfaat mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol secara gratis.

Layanan kesehatan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah Kampung Bina Muallaf sekaligus melengkapi rangkaian pembinaan yang berlangsung di Dusun Dalangan. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, penerima manfaat juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan bersama dokter. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan secara lebih dini serta memperoleh arahan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan kepada 50 penerima manfaat dari berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga lansia. Setelah menjalani pemeriksaan, penerima manfaat dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hasil pemeriksaan maupun keluhan kesehatan yang dirasakan. Bagi penerima manfaat yang membutuhkan, tim kesehatan juga memberikan obat secara gratis sesuai dengan kebutuhan dan hasil konsultasi. Kehadiran layanan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengikuti pemeriksaan di serambi Masjid Baiturrahman.

Melalui kolaborasi Yayasan Mardi Waluyo Semarang dan IZI Jawa Tengah, layanan kesehatan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung program pemerintah dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampung Bina Muallaf, tidak hanya dalam aspek pembinaan keagamaan dan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dalam menjaga kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan sejak dini. Sinergi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]