Semarang – Semangat berbagi menyala di SMP Kesatrian 2 Semarang. Bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, sekolah menginisiasi aksi penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur, pada Senin (24/8/26).
Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bahwa kepedulian bukan hanya sekadar kata, tetapi aksi nyata yang dapat dimulai dari lingkungan sekolah.

Acara dibuka dengan tausiyah motivasi bersama Ustadz Dimas Anafadli, yang mengingatkan tentang pentingnya menolong sesama. Dengan gaya penyampaian yang dekat dengan remaja, beliau mengajak siswa untuk merenung: sekecil apapun bantuan kita, bisa menjadi harapan besar bagi orang lain. Setelah itu, para siswa dengan kompak mengumpulkan donasi untuk NTT. Donasi yang dibawa dari rumah dan uang saku yang disisihkan menjadi bukti bahwa hati mereka tergerak.
Lasjan, M.Pd, selaku Kepala Sekolah, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter empati dan tanggung jawab sosial. “Melalui kolaborasi dengan IZI Jateng, kami ingin melahirkan generasi Kesatrian yang peduli. Semoga bantuan ini menjadi jembatan kasih antara Semarang dan NTT, serta menjadi ladang pahala bagi seluruh siswa dan keluarga besar SMP Kesatrian 2 Semarang,” ungkap Lasjan.
Lasjan berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali agar terus menjadi tradisi kebaikan di sekolah. Ia juga berpesan agar semangat berbagi yang telah tumbuh di kalangan siswa tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan terus dipupuk menjadi karakter yang melekat hingga mereka dewasa kelak
[Retno – @inisiatifzakat_jateng]




