Semarang (27/8/26) – Suasana Maulid Nabi di TKIT Bunayya tahun ini terasa berbeda. Bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia Jawa Tengah, sekolah menggelar penggalangan dana untuk membantu korban gempa NTT yang dikemas lewat pentas seni dan cerita.
Acara dibuka dengan penampilan Juru Kisah Kak Nining yang membawakan tema “Merdeka Berbagi, Meneladani Rasulullah”. Lewat berkisah, anak-anak diajak memahami bahwa berbagi itu hebat dan meneladani akhlak Nabi dimulai dari hal kecil.
Setelah mendengarkan kisah, giliran para siswa yang bergerak. Dengan semangat, mereka mengumpulkan donasi yang kemudian diwakili oleh Qiyas, salah satu siswa TKIT Bunayya, untuk diserahkan secara simbolis. Pentas seni, tepuk semangat, dan doa bersama membuat kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga pelajaran karakter tentang empati sejak dini.
“Melalui momentum Maulid ini, kami ingin menanamkan nilai berbagi dan peduli kepada sesama. Kerja sama dengan IZI Jawa Tengah kami harap bisa menyalurkan bantuan untuk saudara-saudara kita di NTT, sekaligus membentuk generasi Bunayya yang berakhlak dan punya hati untuk Indonesia”, ungkap Ria Prasetyani, S.Pd., Kepala Sekolah TKIT Bunayya.
Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan IZI Jateng untuk kebutuhan dasar para penyintas gempa NTT. Kegiatan sederhana ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak TKIT Bunayya, bahwa sekecil apapun kontribusi yang diberikan sejak usia dini dapat tumbuh menjadi kebiasaan berbagi yang membekas hingga mereka dewasa kelak.
[Retno – @inisiatifzakat_jateng]





