Semarang (28/8/26) – Suasana KB-TKIT Harapan Bunda penuh warna dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini. Setiap kelas tampil membawakan penampilan terbaiknya seperti bersholawat bersama. Puncak acaranya diisi oleh Juru Kisah Kak Nining yang mengajak anak-anak menyelami akhlak Nabi dengan cara yang ringan dan mengena.
Tawa, tepuk tangan, dan rasa penasaran mewarnai suasana saat Kak Nining bercerita dilapangan tengah sekolah KB-TKIT Harapan Bunda Semarang.

Hikmah dari kisah itu langsung diwujudkan dalam aksi nyata. Di akhir acara, anak-anak maju satu per satu dengan tertib memasukkan infaq ke dalam kotak amal. Kegiatan ini merupakan kolaborasi KB-TKIT Harapan Bunda bersama Lazis Harapan Bunda dan Inisiatif Zakat Indonesia Jawa Tengah untuk menggalang dana bagi korban gempa di NTT. Dari panggung ke kotak infaq, nilai empati dan kepedulian diajarkan dengan cara yang menyenangkan dan membekas.
“Tujuan kami sederhana: agar anak-anak mencintai Rasulullah tidak hanya lewat cerita, tapi juga lewat perbuatan. Melalui kerjasama dengan Lazis Harapan Bunda dan IZI Jawa Tengah, kami berharap infaq dari keluarga besar Harapan Bunda bisa menjadi titipan kasih untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang membutuhkan,” disampaikan Filla Nur’aini, Kepala Sekolah KB-TKIT Harapan Bunda.
Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan IZI Jateng untuk bantuan darurat para penyintas gempa NTT. Kegiatan sederhana ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak KB-TKIT Harapan Bunda, bahwa sekecil apapun kontribusi yang diberikan sejak usia dini dapat tumbuh menjadi kebiasaan berbagi yang membekas hingga mereka dewasa kelak.
[Dwi Poryanti – @inisiatifzakat_jateng]




