Sempat Terhenti Dua Pekan karena Sakit, Sujiati Kembali Berjualan melalui Program Lapak Berkah

Semarang — Setelah sempat berhenti berjualan selama hampir dua pekan karena kondisi kesehatan, Sujiati kini kembali menjalankan usaha sarapan pagi melalui Program Lapak Berkah yang diinisiasi YBM PLN UP3 Semarang bersama IZI Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil monitoring Agustus 2026, kondisi Sujiati dan keluarga dalam keadaan sehat dan aktivitas usahanya kembali berjalan. Setiap hari, ia mulai menyiapkan dagangan setelah salat Subuh dan berjualan sejak pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebagai seorang single parent, Sujiati terus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha makanan sejak suaminya meninggal dunia pada 2011. Saat ini, ia menjual berbagai menu seperti aneka pepes, gado-gado, opor, nasi rames, jajanan, dan minuman. Dari aktivitas tersebut, Sujiati memperoleh pendapatan sekitar Rp250.000 per hari.

Selain penjualan harian, Sujiati juga menerima pesanan nasi gudangan untuk kegiatan Jumat Berkah sekitar 45 bungkus per pekan dengan harga Rp7.000 per bungkus. Ia juga berencana kembali menghadirkan lemang ketan srundeng yang sebelumnya menjadi salah satu menu andalan dan cukup diminati pelanggan, namun saat ini masih terkendala ketersediaan bambu sebagai bahan baku.

Melalui Program Lapak Berkah, Sujiati diharapkan dapat terus mempertahankan dan mengembangkan usahanya dengan tetap menjaga kesehatan. Dukungan program diharapkan dapat membantu memperkuat usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi Sujiati dan keluarganya.

[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]