Kutai Barat — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berdampak terhadap warga di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Desa Dempar dan Simpang Raya menjadi wilayah yang turut terdampak, dengan meningkatnya keluhan ISPA di tengah kondisi kualitas udara yang masih berbahaya.

Merespons kondisi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama Puskesmas Dempar menggelar Layanan Kesehatan Keliling Dampak Karhutla Kalimantan pada Sabtu (5/9/26). Kegiatan yang didukung donatur IZI dan Kita Bisa ini menjangkau lebih dari 300 warga.
Dalam layanan tersebut, warga mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan, layanan nebulizer bagi warga dengan keluhan pernapasan, serta edukasi kesehatan. Selain itu, disalurkan 360 masker dan 120 strip vitamin serta obat-obatan untuk membantu warga menghadapi dampak kabut asap.

Meski kondisi kabut asap mulai berangsur membaik, masyarakat tetap diminta waspada karena kualitas udara masih berada pada kategori berbahaya. Warga juga diedukasi untuk tetap menggunakan masker dan menjaga kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya aman. Salah satu penerima manfaat, Enah, menyampaikan apresiasinya kepada para donatur. “Terima kasih banyak atas kebaikan dan kepedulian dari para donatur. Semoga dibalas dengan kebaikan yang lebih dan berlipat ganda.” ujar Enah.
Melalui kolaborasi ini, IZI bersama Puskesmas Dempar berupaya memastikan warga terdampak karhutla tetap mendapatkan akses kesehatan dan perlindungan di tengah ancaman kabut asap.
[Denny Maulida – @inisiatifzakat_kaltim]





