Singkawang — Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di wilayah Singkawang, sejumlah warga memilih untuk meninggalkan sementara pekerjaan mereka demi satu tujuan, yakni menjaga kampung dan lahan warga dari ancaman api. Mereka adalah para relawan yang tergabung dalam komunitas Masyarakat Peduli Api (MPA) di sekitar Desa/Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Para relawan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari petani, buruh, hingga masyarakat lainnya. Untuk sementara waktu, mereka meninggalkan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari untuk standby di posko, memantau titik-titik api dan memastikan kobaran tidak meluas hingga mendekati permukiman maupun lahan milik warga. Bagi sebagian relawan, berada di posko berarti harus mengorbankan waktu bekerja dan penghasilan. Namun, kondisi di lapangan membuat mereka memilih untuk tetap bertahan.
Di tengah perjuangan tersebut, kondisi lingkungan yang dipenuhi asap juga menjadi tantangan tersendiri. Aktivitas pemantauan titik api membuat para relawan harus berada cukup lama di luar ruangan, sehingga kebutuhan air minum, perlindungan dari asap, serta kebutuhan kesehatan menjadi hal penting. Melihat kondisi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) memberikan dukungan kebutuhan dasar dan kesehatan bagi para relawan MPA yang berjaga di posko. Dukungan yang diberikan meliputi:
- Air mineral gelas 40 kotak, untuk kebutuhan relawan selama kurang lebih tiga hari.
- Vitamin C 5 kotak untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin selama bertugas.
- Obat tetes mata 10 kotak, sebagai dukungan menghadapi iritasi mata akibat paparan asap.
- Obat sakit kepala 10 strip.
- Obat batuk kering 10 buah.
- Masker KF94, masing-masing berisi 10 masker.
- Susu 2 pack.
- Kacamata bening 10 buah sebagai perlindungan tambahan saat berada di area berasap.

Dukungan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang secara sukarela mengambil peran dalam menjaga lingkungan dan keselamatan warga di sekitar wilayah Sungai Rasau. Para relawan MPA bukanlah pekerja khusus penanggulangan kebakaran. Mereka adalah warga biasa yang sehari-hari bekerja sebagai petani, buruh, dan menjalankan berbagai aktivitas untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun ketika api mengancam, mereka memilih untuk turun tangan dan berjaga bersama.
Apa yang dilakukan para relawan tersebut menjadi gambaran nyata semangat gotong royong masyarakat. Mereka rela mengurangi waktu bekerja, meninggalkan aktivitas sehari-hari, dan bertahan di posko demi memastikan api tidak semakin mendekati lahan serta permukiman warga. Melalui dukungan tersebut, IZI berharap para relawan dapat menjalankan tugas kemanusiaannya dengan kondisi yang lebih baik, sekaligus tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama berada di lapangan.
[Irwan – @inisiatifzakat_kaltim]





