Semarang (24/8/26) – Suasana KB TK Islam Cahaya Ilmu pagi itu berbeda. Anak-anak berkumpul dengan mata berbinar menyambut Juru Kisah Kak Ariel yang hadir membawakan kisah Maulid Nabi tentang kasih sayang dan menolong sesama. Lewat dongeng yang interaktif, anak-anak diajak memahami bahwa teladan Rasulullah ﷺ dimulai dari hal kecil: peduli kepada yang sedang kesulitan.

Setiap hari, anak-anak belajar berbagi melalui infak kelas; hari ini, infak tersebut sebagian didonasikan untuk korban gempa di NTT. Donasi itu bukan sekadar uang, tetapi wujud cinta mereka untuk saudara di NTT yang terdampak gempa. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia untuk bantuan korban.
“KB TK Islam Cahaya Ilmu berkomitmen menumbuhkan kepedulian dan berbagi bagi seluruh siswa-siswinya. Kami ingin anak-anak belajar sejak dini bahwa berbagi itu menyenangkan dan meneladani akhlak Nabi,” ungkap Suci Widiastuti, S.Pd, selaku Kepala Sekolah KB TK Islam Cahaya Ilmu.

Semoga kebiasaan berbagi yang ditanamkan sejak usia dini di KB TK Islam Cahaya Ilmu ini terus tumbuh dan membekas, sehingga kelak anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, memiliki hati yang peka, dan peduli terhadap sesama.
[Subhan – @inisiatifzakat_jateng]





