Kudus (2/9/26) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sekolah Tahfizhul Qur’an Menara Ilmu Kudus menghadirkan Juru Kisah Kak Nabila. Melalui kisah tentang akhlak dan kasih sayang Rasulullah ﷺ, anak-anak diajak memahami bahwa meneladani Nabi tidak hanya lewat hafalan, tetapi juga lewat perbuatan nyata membantu sesama.
Setelah sesi berkisah, para siswa-siswi langsung mengamalkan nilai kebaikan tersebut. Dilakukan penggalangan dana untuk korban gempa NTT dari anak-anak. Dengan penuh semangat, mereka menyalurkan infaq terbaiknya sebagai wujud empati kepada saudara yang sedang tertimpa musibah.
Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia Jawa Tengah agar tepat sampai kepada yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan mendesak para penyintas gempa di lokasi pengungsian NTT.
“Sekolah Tahfizhul Qur’an Menara Ilmu Kudus berkomitmen menumbuhkan kepedulian dan berbagi bagi seluruh siswa-siswinya. Kami ingin mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas membaca Al-Qur’an, tapi juga peka dan dermawan terhadap kondisi umat,” tegas Akhmad Nurwahab, S.H., selaku Kepala Sekolah Sekolah Tahfizhul Qur’an Menara Ilmu Kudus.
[Ken – @inisiatifzakat_jateng]




