Dinkes Kota Depok Lakukan Visitasi Lapangan KURJ Hemodialisa IZI dalam Pemenuhan Sertifikat Standar Klinik

Depok (15/9/26) — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melakukan visitasi lapangan dalam rangka verifikasi dan pemenuhan persyaratan perpanjangan izin operasional Klinik Utama Rawat Jalan (KURJ) Hemodialisa IZI. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pemenuhan standar penyelenggaraan klinik sekaligus memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan layanan yang aman, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Visitasi lapangan tersebut dihadiri oleh dr. Yunita Fitriani dan drg. Reinastini Santi Widarmanti dari Dinas Kesehatan Kota Depok. Kehadiran tim verifikator Dinkes menjadi momentum penting bagi KURJ Hemodialisa IZI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan dokumen, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan pelayanan klinik. drg. Reinastini Santi Widarmanti sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sukamaju Baru Kota Depok, sehingga kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari proses silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi antara penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan dengan Dinas Kesehatan Kota Depok. Seluruh pegawai Klinik Hemodialisa IZI turut hadir dalam kegiatan tersebut. Tim klinik dipimpin langsung oleh dr. Deny Firmansyah selaku Kepala Klinik dan Luqman Jasin selaku Manajer KURJ Hemodialisa IZI.

Dalam proses visitasi, tim Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan dan verifikasi terhadap sejumlah dokumen serta kondisi penyelenggaraan pelayanan di KURJ Hemodialisa IZI. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa berbagai aspek penyelenggaraan klinik telah memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku. Dari hasil verifikasi lapangan, terdapat beberapa bagian administrasi, dokumen, maupun perangkat pendukung pelayanan yang perlu diperbaiki, dilengkapi, dan diperbarui. Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi manajemen KURJ Hemodialisa IZI untuk segera melakukan tindak lanjut. Perbaikan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih tertata, terdokumentasi, aman, dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien.

Kepala KURJ Hemodialisa IZI, dr. Deny Firmansyah, menyampaikan bahwa seluruh catatan dan masukan yang diberikan oleh tim Dinas Kesehatan akan menjadi bahan penting bagi klinik untuk melakukan pembenahan. “Visitasi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali kesiapan klinik, baik dari sisi dokumen, sarana prasarana maupun pelaksanaan pelayanan. Setiap masukan dari Dinas Kesehatan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas bagi pasien,” ungkap dr. Deny. Sementara itu, Luqman Jasin selaku Manager KURJ Hemodialisa IZI menegaskan bahwa proses pemenuhan standar akan dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh unsur klinik. “Kami akan melakukan inventarisasi terhadap seluruh catatan hasil visitasi, menentukan prioritas perbaikan, serta memastikan setiap dokumen dan bagian yang perlu diperbarui dapat ditindaklanjuti. Ini merupakan bagian dari proses peningkatan kualitas tata kelola KURJ Hemodialisa IZI,” jelas Luqman.

Visitasi lapangan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perpanjangan izin operasional dan pemenuhan sertifikat klinik berstandar bagi KURJ Hemodialisa IZI. Melalui proses verifikasi dan evaluasi tersebut, klinik diharapkan semakin siap dalam memenuhi ketentuan penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari aspek administrasi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pelayanan medis, keselamatan pasien, pengendalian mutu, hingga dokumentasi dan tata kelola klinik. Bagi KURJ Hemodialisa IZI, pemenuhan standar bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi. Lebih dari itu, standar menjadi fondasi untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, manusiawi, dan berkesinambungan. Manajemen KURJ Hemodialisa IZI menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Depok atas proses pembinaan, verifikasi, dan masukan yang diberikan. Seluruh hasil visitasi akan menjadi dasar bagi klinik untuk melakukan pembenahan dan peningkatan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Yunita Fitriani menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan dan pelayanan yang diberikan KURJ Hemodialisa IZI kepada masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang berasal dari kalangan duafa. Menurutnya, keberadaan Klinik Hemodialisa IZI memiliki nilai sosial yang penting karena tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga membantu pasien yang membutuhkan akses terhadap terapi hemodialisis. “Saya melihat layanan Klinik Hemodialisa IZI sangat bagus dan sangat membantu masyarakat, khususnya pasien-pasien cuci darah dari kalangan dhuafa. Ini merupakan layanan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar dr. Yunita.

“Sarana dan prasarana yang ada di Klinik Hemodialisa IZI juga sudah cukup lengkap dan mendukung pelayanan. Dari sisi kesiapan klinik, secara umum sudah mengarah pada pemenuhan standar yang dipersyaratkan,” tambah dr. Yunita. Dengan semangat “Melayani dengan Standar, Mengabdi dengan Kepedulian”, KURJ Hemodialisa IZI terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat tata kelola klinik agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan layanan hemodialisis

[Luqman – @inisiatifzakat]