Perjuangan Adek Daren Berlanjut ke India, IZI Ajak Masyarakat Dukung Pengobatan Jantung Langka

Pekanbaru (9/10/26) — Perjuangan Adek Daren, pejuang cilik asal Riau yang mengalami kelainan jantung kompleks dan langka, kini berlanjut ke India untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Di usianya yang masih sangat muda, Daren harus menghadapi kondisi kesehatan serius yang juga disertai penyempitan saluran napas, gangguan menelan, dan gizi kurang.

Sejak berusia 21 hari, Daren telah dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis. Berdasarkan profil medis yang dihimpun, Daren didiagnosis mengalami kelainan jantung kompleks, termasuk truncus arteriosus tipe 1, VSD subruncal, dan PA non-konfluens dengan MAPCAs. Selain itu, ia mengalami laringomalasia dan penyempitan saluran napas yang menyebabkan gangguan fungsi menelan. Kondisi tersebut membuat Daren harus mendapatkan asupan melalui selang nasogastrik (NGT). Berbagai upaya telah dilakukan keluarga untuk memperoleh penanganan terbaik, termasuk membawa Daren menjalani pemeriksaan di sejumlah rumah sakit di Jakarta, yakni RSCM dan RS Harapan Kita. Namun, berdasarkan informasi dalam profil medisnya, rumah sakit terkait telah mengeluarkan surat konservatif yang menyatakan bahwa tindakan operasi tidak dapat dilakukan di fasilitas tersebut.

Di tengah keterbatasan pilihan penanganan, kesempatan mendapatkan bantuan medis ke Amrita Hospital, Kochi, India, menjadi harapan baru bagi Daren dan keluarganya. Pada 8 Oktober 2026, perjalanan medis Daren berlanjut ke Surabaya, sebelum dijadwalkan berangkat menuju India pada 9 Oktober 2026 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pengobatan ini membutuhkan dukungan biaya yang tidak sedikit. Berdasarkan rencana program bantuan tahap kedua, total kebutuhan dana yang disiapkan mencapai Rp108.000.000. Dana tersebut mencakup bantuan kesehatan untuk tindakan medis, akomodasi selama pengobatan di India, serta kebutuhan koordinasi, atribut, dan operasional penyaluran bantuan.

Dalam skema bantuan yang tercantum pada profil Daren, terdapat dukungan dari pihak ketiga sebesar 50 persen biaya, sementara 50 persen lainnya menjadi tanggungan keluarga. Skema ini diharapkan dapat membantu membuka akses pengobatan bagi Daren, sekaligus meringankan beban keluarga dalam mengupayakan penanganan medis yang dibutuhkan. Melalui program bantuan kesehatan ini, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam ikhtiar kesembuhan Daren. Dukungan dapat diberikan melalui donasi, infak, dan sedekah yang akan membantu memenuhi kebutuhan pengobatan serta akomodasi selama menjalani perawatan di India.

Setiap kontribusi menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung perjuangan Daren mendapatkan penanganan medis. Di tengah perjalanan panjang yang harus dilalui, kepedulian masyarakat diharapkan dapat menghadirkan harapan dan menguatkan keluarga dalam mendampingi proses pengobatannya. Mari bantu ikhtiar kesembuhan Adek Daren. Salurkan kepedulian melalui program bantuan kesehatan IZI dan jadilah bagian dari perjuangan Daren menuju penanganan medis yang lebih baik.

[Maulana – @inisiatifzakat_jakarta]