Kab. Demak – Di tengah musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan sumber air mengering, warga Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah menyalurkan bantuan pelayanan masyarakat berupa 85.000 liter air bersih pada Senin (12/10/2026).
Kekeringan di Desa Ngaluran merupakan kondisi yang kerap terjadi setiap musim kemarau. Situasi ini semakin sulit karena fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tidak beroperasi, sementara sungai dan sumur bor turut mengering. Kondisi tersebut berdampak pada sekitar 10.000 jiwa yang tinggal di Desa Ngaluran, meliputi Dukuh Ngaluran dan Dukuh Kalitekuk. Ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan warga, baik untuk keperluan rumah tangga maupun konsumsi sehari-hari.

Dadan Budiansyah selaku Officer Community Development (COMDEV) PT PLN Indonesia Power UBP Semarang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih. “Kami berkesempatan untuk bisa memberikan bantuan tangki air bersih untuk wilayah kekeringan di Desa Ngaluran, Kabupaten Demak, sejumlah 10 tangki. Semoga kekeringan ini segera berlalu dan hujan segera turun,” ujar Dadan.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap. Pada hari pertama, sebanyak lima tangki air bersih disalurkan ke Dukuh Ngaluran, Desa Ngaluran, yang terdiri atas 15 RT dan 3 RW. Sementara itu, lima tangki lainnya dialokasikan untuk Dukuh Kalitekuk yang terdiri atas 21 RT dan 4 RW. Dengan demikian, bantuan ini menjangkau wilayah yang mencakup total 36 RT dan 7 RW di Desa Ngaluran. Abdul Muarif, S.Pd.I selaku Kepala Dusun Ngaluran menyampaikan, “Bantuan air bersih dari PLN Indonesia Power Semarang ini sangat berarti bagi warga. Airnya bisa digunakan untuk kebutuhan memasak, membersihkan diri, dan kebutuhan sehari-hari. Desa Ngaluran belum ada hujan sama sekali sehingga mengalami kekeringan. Air adalah sumber kehidupan, jadi bantuan ini sangat dibutuhkan warga, baik untuk bersih-bersih maupun dikonsumsi.” ungkap Abdul Muarif

Susana, salah satu warga sekaligus ibu rumah tangga di Dukuh Ngaluran, turut menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada PLN Indonesia Power Semarang yang sudah memberikan air bersih untuk kami. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi PLN Indonesia Power,” ungkap Susana. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau dan mendukung aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Melalui kolaborasi ini, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama IZI Jawa Tengah berharap bantuan air bersih dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Ngaluran yang terdampak kekeringan. Sinergi antara lembaga dan mitra diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui program pelayanan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Semoga hujan segera turun dan ketersediaan air bersih di Desa Ngaluran kembali pulih sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]




