Jakarta (21/10/2026) – Di usia 58 tahun, Erna Endrayati harus menjalani perjuangan panjang melawan kanker payudara stadium 3B yang dideritanya sejak 2025. Di tengah proses pengobatan yang tidak mudah, Ibu Erna tetap berusaha kuat menjalani hari-hari bersama ketiga anaknya. Saat ini, Erna menjalani pengobatan rawat jalan di RS Persahabatan, Jakarta Timur. Ia harus menjalani kemoterapi tulang dan terapi radiasi setiap hari Senin hingga Jumat selama dua minggu. Sebelumnya, selama dua bulan, Erna juga menjalani pengobatan dengan memanfaatkan BPJS Kesehatan. Untuk menuju rumah sakit, ia menggunakan bajaj atau transportasi daring, yang menjadi salah satu kebutuhan selama menjalani pengobatan rutin.
Sebelum sakit, Erna merupakan penjual kue basah dan kue kering. Ia menitipkan dagangannya di koperasi karyawan serta menerima pesanan secara daring. Namun, sejak kondisi kesehatannya menurun, aktivitas tersebut tidak lagi dapat dijalankan seperti sebelumnya. Sejak berpisah dengan suaminya pada 2024, Erna menjalani kehidupan bersama ketiga anaknya. Meski menghadapi ujian kesehatan dan keterbatasan ekonomi, ia tetap berusaha mendampingi anak-anaknya agar dapat melanjutkan pendidikan dan menata masa depan.

Anak pertamanya merupakan lulusan S1 YAI. Setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sebuah perusahaan plastik di Cikarang, Bekasi, pada 2025, kini ia bekerja secara lepas sebagai pengajar sepak bola di dua sekolah di Jakarta Timur. Anak keduanya merupakan lulusan S1 Psikologi UHAMKA melalui beasiswa dan saat ini bekerja di bagian administrasi ELF Sunter, Jakarta Utara. Sementara itu, anak ketiganya masih menempuh pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan bantuan beasiswa. Saat ini, Erna tinggal bersama ketiga anaknya di sebuah rumah kontrakan petakan di kawasan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Mereka harus memenuhi biaya sewa tempat tinggal sebesar Rp1.500.000 setiap bulan, di tengah kebutuhan sehari-hari dan biaya transportasi untuk pengobatan.
Melihat kondisi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) melalui Program Layanan Mustahik menyalurkan bantuan kesehatan sebesar Rp500.000 kepada Erna yang bersumber dari Bank Permata Syariah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan sebagian kebutuhan selama menjalani pengobatan serta menjadi penyemangat bagi Erna untuk terus berjuang menghadapi penyakitnya. Erna menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap Bank Permata Syariah senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya. “Terima kasih kepada Bank Permata Syariah atas bantuan yang diberikan kepada saya. Semoga Bank Permata Syariah semakin sukses dan terus berkembang,” ungkap Erna.
Melalui bantuan ini, IZI berharap dapat menghadirkan dukungan bagi para mustahik yang sedang berjuang menghadapi ujian kesehatan. Semoga amanah dari Bank Permata Syariah dapat memberikan manfaat bagi Ibu Erna dan keluarganya serta menjadi penguat semangat untuk terus menjalani pengobatan dan menatap hari esok dengan penuh harapan.
[Achmad Fauzan – @inisiatifzakat_jakarta]





