Jakarta (27/10/2026) – Di usia yang baru menginjak tiga tahun, Muhammad Syafiq Al Farezel harus menjalani perjuangan yang tidak mudah. Saat anak-anak seusianya menikmati masa bermain dan tumbuh kembang, Syafiq tengah berjuang menghadapi penyakit jantung bawaan berupa kebocoran jantung yang mengharuskannya menjalani pengobatan di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta.
Syafiq berasal dari Batang, Jawa Tengah. Demi mendampingi proses pengobatan putra tercinta, kedua orang tuanya harus tinggal sementara di rumah singgah yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat. Jarak yang jauh dari kampung halaman membuat keluarga ini harus menjalani hari-hari di perantauan demi memastikan Syafiq mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.

Ayah Syafiq bekerja di bidang konveksi, sementara ibunya sehari-hari mengurus rumah tangga. Di tengah keterbatasan ekonomi dan kebutuhan selama mendampingi pengobatan, dukungan dari berbagai pihak menjadi penguat bagi keluarga untuk terus mengupayakan kesembuhan Syafiq. Melihat kondisi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) melalui Program Layanan Mustahik menyalurkan bantuan kesehatan sebesar Rp500.000 dari Bank Permata Syariah untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga Syafiq selama menjalani pengobatan.
Bantuan ini menjadi wujud kepedulian terhadap keluarga yang tengah berjuang mendampingi buah hati mereka. Di balik bantuan yang diberikan, tersimpan harapan agar Syafiq dapat terus menjalani pengobatan dengan baik dan memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya. Ayah Syafiq menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan melalui IZI. Ia berharap kebaikan yang disalurkan dapat menjadi keberkahan bagi para donatur, khususnya Bank Permata Syariah. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada anak kami. Semoga Bank Permata Syariah semakin maju dan sukses ke depannya,” ungkap ayah Syafiq.
Melalui amanah donatur yang disalurkan, IZI terus berupaya menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga pasien yang harus berjuang jauh dari kampung halaman demi mendapatkan pengobatan. Bagi keluarga seperti Syafiq, bantuan bukan sekadar dukungan materi, melainkan juga pengingat bahwa mereka tidak sendirian dalam menjalani perjuangan. Semoga setiap ikhtiar pengobatan Syafiq dimudahkan, diberikan hasil terbaik, dan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih sehat.
[Achmad Fauzan – @inisiatifzakat_jakarta]




