Peduli Kesehatan Anak, IKA UNPAD Gandeng IZI Kaltim Salurkan Ribuan Masker

Balikpapan (3/11) – Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwujudkan oleh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) melalui aksi sosial penyaluran masker ke sejumlah wilayah terdampak kabut asap. Dalam kegiatan ini, IKA UNPAD mempercayakan penyaluran bantuan masker melalui Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) agar bantuan dapat menjangkau masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perlindungan tambahan dari paparan asap karhutla.

Sebelumnya, distribusi masker telah dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah akibat kabut asap karhutla, yakni Palangka Raya dan Sampit, Kalimantan Tengah. Setelah menjangkau wilayah tersebut, penyaluran bantuan kini berlanjut dengan fokus menyasar Kota Balikpapan dan daerah sekitarnya. Alhamdulillah, kondisi udara di Balikpapan mulai berangsur membaik. Namun, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak karhutla, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Pada tahap distribusi di Balikpapan dan sekitarnya, bantuan masker akan terus diperluas dengan total sebanyak 10.693 masker yang dipersiapkan untuk disalurkan ke berbagai instansi pendidikan, khususnya sekolah dasar (SD) dan taman kanak-kanak (TK). Pemilihan sekolah sebagai sasaran distribusi menjadi perhatian khusus karena anak-anak usia dini hingga usia sekolah dasar merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan ekstra terhadap risiko paparan asap dan pencemaran udara.

Melalui bantuan ini, diharapkan semakin banyak siswa yang mendapatkan perlindungan kesehatan sederhana namun bermanfaat dalam mendukung aktivitas belajar mereka, terutama ketika kondisi lingkungan belum sepenuhnya terbebas dari dampak karhutla. IZI Kaltim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IKA UNPAD atas kepercayaan serta kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian bersama dapat menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya bagi masyarakat di satu wilayah, tetapi juga menjangkau berbagai daerah yang membutuhkan.

Sebab, meskipun kondisi mulai membaik, menjaga kesehatan dan tetap waspada adalah ikhtiar yang tidak boleh berhenti. Dari Palangka Raya, Sampit, hingga Balikpapan dan sekitarnya, ribuan masker yang disalurkan membawa harapan agar anak-anak tetap dapat belajar, tumbuh, dan beraktivitas dengan lebih terlindungi dari dampak karhutla.

[Ayu Aslami – @inisiatifzakat_kaltim]