Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Khadijah binti Khuwailid: Menginfakkan Seluruh Harta untuk Dakwah

Ayu Lestari2018-06-08T03:28:51+07:00
Ayu Lestari Kisah Teladan 0 Comments

Dalam hidup Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wassalam, Khadijah binti Khuwailid adalah salah satu wanita yang paling tinggi kedudukannya di hati beliau. Bahkan sekalipun sepeninggal Khadijah, beliau menikahi beberapa wanita lainnya, namun tetap saja sosok Khadijah tidak tergantikan:

Ahmad dan Thabrani meriwayatkan dari Masruq dari Siti Aisyah Radiyallaahu ‘anha: “Pada suatu hari, Rasulullah menyebut (nama Khadijah) dan timbullah kecemburuanku. Lalu aku (Aisyah) berkata kepada Rasulullah: “Bukankah dia hanya seorang yang sudah tua dan Allah telah mengganti untuk Engkau orang yang lebih baik darinya?”

Mendengar hal itu, Rasulullah marah dan kemudian bersabda: “Demi Allah! Allah tidak pernah menggantikan yang lebih baik darinya. Dia beriman ketika orang-orang ingkar, dia membenarkanku ketika orang-orang mendustakanku, dia membelaku dengan hartanya ketika orang-orang menghalangiku, dan aku dikaruniai Allah anak darinya, sementara aku tidak dikaruniai anak dari istri-istriku yang lain.”

Maasya Allah, demikian istimewanya kedudukan Khadijah di hati Rasulullah, karena tidak hanya menjadi istri yang menenangkan dan selalu memberi dukungan, tapi Khadijah juga merelakan segala yang ia miliki untuk membantu perjuangan suaminya.

Rasulullah pernah bersabda:”Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecatikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu.” (HR Muslim)

Meskipun tidak ada manusia yang sempurna, namun jika merujuk hadits di atas… kita akan dapati bahwa Khadijah binti Khuwailid adalah seorang istri yang sempurna, ia memenuhi 4 persyaratan tersebut. Ia wanita yang berharta, kedudukannya tinggi di masyarakat karena keturunan bangsawan, wajahnya rupawan, dan agamanya amat baik.

Ketika Rasulullah mendapat penentangan dari kaum Quraisy yang tidak menerima dakwah beliau, bahkan para bangsawan Mekkah banyak yang menentang keras risalah beliau dengan melakukan penyiksaan, pengusiran dan pemboikotan, Khadijah binti Khuwailid mengorbankan semua harta yang dimilikinya untuk membela misi Rasulullah.

Bahkan ketika kaum musyrik Quraisy melakukan pemboikotan kepada bani Hasyim dan Bani Muthalib, Khadijah rela meninggalkan rumahnya untuk bergabung dengan Rasulullah dan Sahabat di syi’ib (pemukiman) bani Muthalib. Pemboikotan berlangsung selama tiga tahun dari tahun ketujuh kenabian sampai tahun kesepuluh kenabian. Kaum muslimin dan kaum kafir dari bani Hasyim dan bani Muthalib dikepung. Mereka tidak dijinkan melakukan jual-beli dan bermasyarakat dengan suku lain.

Usia yang telah melampaui 60 tahun saat itu membuat Khadijah tidak lagi sekuat saat mudanya, apalagi dalam kondisi pemboikotan membuat kaum muslimin dilanda kelaparan dan kehausan, hal ini membuat kondisi Siti Khadijah semakin lemah. Meski demikian, keimanannya justru semakin memuncak.

Menjelang usianya yang ke 65 tahun, Khadijah binti Khuwailid meninggal dunia. Kematian beliau membuat Rasulullah bersedih, sehingga Rasulullah menyebut tahun meninggalnya Khadijah sebagai “tahun dukacita”. Dialah salah satu wanita penghulu surga yang disebut Rasulullah sebagai sebaik-baik wanita bumi.

Dari Ibnu Abbas radiyallaahu ‘anhu berkata: bahwasanya Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Para wanita penghuni surga setelah Maryam adalah Fatimah binti Muhammad, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiah istri Fir’aun.” (H.R Ahmad)

Semoga para muslimah menjadikan Khadijah binti Khuwailid sebagai teladannya. Meskipun kekayaan beliau melampaui kekayaan suaminya sendiri, takpernah sekalipun ia merendahkan atau melecehkan suaminya, justru kekayaan yang dimilikinya ia serahkan pada suaminya untuk dipergunakan dalam jalan dakwah. Demikianlah kemuliaan Khadijah binti Khuwailid yang layak untuk dicamkan setiap wanita muslim. (SH)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025