Asap Makin Pekat, IZI Kaltim Bagikan 2.500 Masker untuk Warga Singkawang Kalbar

Singkawang — Kondisi kabut asap di wilayah Singkawang, Kalimantan Barat, terus menjadi perhatian. Asap yang semakin pekat terutama pada pagi menjelang siang dan sore menjelang malam membuat masyarakat yang beraktivitas di luar rumah berisiko terpapar langsung. Merespons kondisi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kaltim bersama Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) turun langsung ke jalan untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap. Sebanyak 2.500 masker dibagikan secara gratis kepada pengguna jalan pada Rabu (2/9/26).

Pembagian masker menyasar masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di ruang terbuka, khususnya para pengguna jalan yang setiap hari harus bepergian di tengah kondisi udara yang kurang baik. Aksi ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap yang terus meningkat. Kondisi asap dilaporkan semakin terasa pekat pada waktu-waktu tertentu, terutama pagi menjelang siang serta sore menjelang malam.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan partikel dan polutan yang terbawa dalam asap. “Melalui pembagian masker ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh sebagian warga ketika kondisi asap semakin pekat, sementara aktivitas dan pekerjaan harus tetap berjalan. Karena itu, masker menjadi salah satu bentuk perlindungan sederhana yang dapat membantu,” ujar Agyl tim pelaksana di lapangan. Sebanyak 2.500 masker yang dibagikan diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama pengguna jalan dan pekerja yang memiliki mobilitas tinggi di ruang terbuka.

Kolaborasi IZI Kaltim dan KPBI juga menunjukkan pentingnya gotong royong dalam menghadapi situasi yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Di tengah kondisi lingkungan yang kurang sehat, kepedulian dan aksi bersama menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada warga.

Lebih dari sekadar membagikan masker, aksi ini menjadi pesan bahwa masyarakat yang terdampak asap tidak menghadapi situasi tersebut sendirian. Bantuan kecil yang diberikan di tengah kondisi sulit diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian sekaligus pengingat agar masyarakat semakin waspada terhadap dampak paparan asap.

[Irwan – @inisiatifzakat_kaltim]