Dari Lomba hingga Tumpengan, Hangatnya Agustusan Bersama Keluarga RSP IZI Jateng

Semarang – Selepas mengikuti rangkaian lomba Agustusan pada Selasa sore (11/8), para penghuni Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah kembali berkumpul di ruang tengah setelah Salat Magrib untuk mengikuti tasyakuran sekaligus pembagian hadiah. Meski masih lelah setelah mengikuti perlombaan, suasana tetap hangat dan penuh antusias. Para pemenang dari setiap kategori, mulai dari kipas ikan kertas, mancing pensil, makan kerupuk sambil duduk, hingga lomba tim estafet kelereng dan karet gelang, dipanggil satu per satu untuk menerima hadiah dan berfoto bersama.

Tidak hanya para pemenang, seluruh penghuni juga mendapatkan hadiah hiburan. Setiap pasien bersama pendamping mendapatkan satu hadiah berupa sajadah dan tasbih digital. Sederhana, namun cukup untuk menghadirkan senyum dan tawa di wajah para penghuni.

“Alhamdulillah saya bisa menang di lomba Agustusan RSP IZI. Sekalian besok saya pamit, jadi ada bawaan seperti oleh-oleh, hadiah lomba Agustusan. Saya senang sudah dibantu di RSP IZI, bisa ikut lomba sampai menang dan tasyakuran bersama. Semoga RSP IZI makin berkah dan jaya, dan semuanya yang di sini segera diberi kesehatan supaya bisa pulang,” tutur Yuli, salah satu pendamping pasien asal Slawi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng mini dan makan bersama nasi kuning beserta lauk-pauknya. Hidangan tersebut menjadi semakin istimewa karena merupakan hasil gotong royong para ibu penghuni RSP IZI Jateng yang bersama-sama menyiapkan dan memasak hidangan tasyakuran.

Meski dilaksanakan lebih awal sebelum Hari Kemerdekaan, kegiatan Agustusan di RSP IZI Jateng tetap menjadi bagian dari upaya menghadirkan semangat kemerdekaan bagi para pasien dan keluarga pendamping. Melalui lomba, pembagian hadiah, serta tasyakuran bersama, para penghuni diajak menikmati kebersamaan dan merasakan suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tengah proses pengobatan. Semoga kebersamaan sederhana ini menjadi penyemangat bagi para penghuni untuk terus berikhtiar hingga tiba waktunya kembali berkumpul bersama keluarga di rumah.

[AC/JTG-@inisiatifzakat_jateng]