Padang (24/7/26) – Di tengah kerasnya perjuangan mencari nafkah, masih banyak masyarakat yang harus bekerja tanpa kepastian penghasilan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat menyalurkan 50 paket fidyah kepada mustahik pejuang nafkah di sejumlah titik di Kota Padang, meliputi Ulak Karang, Olo, Bandar Purus, Jalan Sudirman, Jati Baru, dan Seberang Padang. Penyaluran fidyah kali ini menyasar masyarakat yang setiap hari menggantungkan hidup dari pekerjaan sektor informal dengan penghasilan yang terbatas, seperti pemulung, tukang ojek, penyapu jalan, petugas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tukang tambal ban, pedagang kaki lima, dan tukang becak. Mereka merupakan sosok-sosok yang tetap bekerja keras demi menghidupi keluarga meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

Dede Putra, Tim Penghimpunan dan Pendayagunaan Zakat (PPZ) IZI Sumatera Barat, mengatakan bahwa program fidyah menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan manfaat dari ibadah kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Melalui program ini, kami berharap setiap paket yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para penerima manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan yang mereka hadapi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan fidyah melalui IZI Sumatera Barat. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah yang ditunaikan, melimpahkan keberkahan rezeki, kesehatan, serta menjadikan setiap kebaikan yang diberikan sebagai pahala yang terus mengalir,” ujar Dede Putra.
Rasa syukur disampaikan oleh Sumarto, seorang tukang becak yang menerima manfaat program fidyah. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. “Alhamdulillah, saya bersyukur sekali mendapat paket fidyah ini. Penghasilan saya sebagai tukang becak tidak menentu, kadang cukup, kadang hanya membawa pulang sedikit uang. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan makan keluarga kami. Terima kasih kepada para donatur dan IZI yang sudah peduli kepada orang-orang kecil seperti kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan rezeki yang lebih luas dan keberkahan.”

Hal senada diungkapkan oleh Nurjannah, seorang pedagang kaki lima yang setiap hari berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. “Saya benar-benar terharu. Di saat kondisi ekonomi sedang sulit, bantuan ini datang membawa kebahagiaan untuk keluarga kami. Rasanya bukan hanya menerima paket makanan, tetapi juga menerima perhatian dan kasih sayang dari saudara-saudara yang tidak kami kenal. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan para donatur dan seluruh tim IZI dengan pahala yang terus mengalir.”
Melalui program ini, IZI Sumatera Barat berharap penyaluran fidyah tidak hanya menjadi bentuk penunaian kewajiban ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. IZI Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk terus menebarkan manfaat melalui zakat, infak, sedekah, dan fidyah. Setiap amanah yang dititipkan akan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik, sehingga semakin banyak pejuang nafkah yang dapat merasakan hangatnya kepedulian dan keberkahan berbagi. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan fidyah melalui IZI Sumatera Barat. Semoga setiap amanah yang dititipkan menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan menghadirkan keberkahan bagi para pemberi maupun penerima manfaat.
[Oleh: Sinthiya Adela Fitri – @inisiatifzakat_sumbar]




