Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Inilah Kasih Sayang Allah yang Sesungguhnya

Ayu Lestari2018-05-14T09:26:28+07:00
Ayu Lestari Motivasi 0 Comments

IZI-ers, seorang ibu biasa dikenal dengan kebesaran kasih sayangnya kepada anak-anaknya. Seorang ibu telah merawat kita dengan penuh kesabaran pada masa kehamilan dan berani berjuang dengan mengorbankan nyawanya sendiri demi melahirkan anak-anaknya ke dunia ini.

Apakah setelah itu perjuangan ibu berhenti? Tentu saja tidak.

Seorang ibu harus berjuang memenuhi hak anak-anaknya. Memberikan Asi, mengurus segala keperluan anak-anaknya, bahkan ada juga yang hingga dewasa selalu dilayani ibunya sendiri.

Di dalam Islam, seorang ibu memiliki kemuliaan yang besar. Bahkan Rasulullah menyebutkan nama ibu, ibu dan ibu sebelum menyebutkan kata ayah dalam sebuah hadits yang menyebutkan tentang siapa kita harus berbakti.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dia berkata; “Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil berkata; “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku berbakti kepadanya?” beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “kemudian siapa lagi?” beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” dia menjawab: “Kemudian ayahmu.”  (HR Bukhari No 5514)

Namun tahukah IZI-ers, jika kasih sayang ibu terkenal sebegitu besarnya, ternyata ada yang memiliki kasih sayang yang lebih besar daripada kasih sayang ibu.

Kasih sayang siapakah yang dimaksud? Simak hadits berikut ini:

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَنَّهُ قَالَ

قَدِمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْيٍ فَإِذَا امْرَأَةٌ مِنْ السَّبْيِ تَبْتَغِي إِذَا وَجَدَتْ صَبِيًّا فِي السَّبْيِ أَخَذَتْهُ فَأَلْصَقَتْهُ بِبَطْنِهَا وَأَرْضَعَتْهُ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَرَوْنَ هَذِهِ الْمَرْأَةَ طَارِحَةً وَلَدَهَا فِي النَّارِ قُلْنَا لَا وَاللَّهِ وَهِيَ تَقْدِرُ عَلَى أَنْ لَا تَطْرَحَهُفَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا

Dari ‘Umar bin Al Khaththab bahwasanya dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memperoleh beberapa orang tawanan perang. Tiba-tiba ada seorang perempuan dari mereka mencari bayinya dalam kelompok tawanan itu, maka ia mengambil dan membuainya serta menyusuinya. Melihat hal itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada kami: ‘Menurut kalian, apakah perempuan itu tega melemparkan bayinya ke dalam api? ‘ Kami menjawab; ‘Demi Allah, sesungguhnya ia tidak akan tega melemparkan anaknya ke dalam api selama ia masih sanggup menghindarkannya dari api tersebut.’ Lalu Rasulullah bersabda: ‘Sungguh, kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya melebihi kasih sayang perempuan itu terhadap anaknya.'” (HR Muslim No 4947)

Bagaimana caranya kita mengetahui bahwa kasih sayang Allah lebih besar daripada kasih sayang seorang ibu?

Pernahkah dalam hati bertanya-tanya, bagaimana cara kita bernafas dan bagaimana kita melihat, padahal kita tidak pernah meminta?

Atau coba lihat dari hal-hal kecil yang dapat kita rasakan secara langsung. Seperti Diciptakan-Nya pergantian pagi dan malam. Pagi dipergunakan untuk bekerja dan malam untuk beristirahat. Allah tidak menciptakan langit pagi terus atau malam terus karena Allah tahu tubuh kita membutuhkan waktu untuk istirahat dan bekerja. Allah selalu memberikan apa-apa yang kita butuhkan tanpa perlu kita meminta-Nya.

Masih banyak hal lain yang sebenarnya dapat membuka mata dan hati untuk dapat melihat kebesaran dan kasih sayang-Nya yang tak terbatas.

Bahkan ketika kita melakukan dosa yang tak terhingga pun, Allah selalu memberikan kesempatan bagi hamba-hamba-Nya untuk bertaubat. Itu karena besarnya kasih sayang Allah. DIA tidak ingin hamba-Nya menjadi penghuni neraka, itulah sebabnya Allah senantiasa memberikan hamba-Nya kesempatan, lagi dan lagi. Hanya saja sebagian dari kita tidak bersyukur dan bahkan tidak menyadari kasih sayang Allah ini. (SH/RI)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • MI Tahfizh Cendekia Bersama IZI Riau Salurkan Zakat Fitrah untuk Yatim dan Kaum Duafa 16 March 2026
  • Yayasan Future Islamic School Bersama IZI Riau Salurkan Zakat Fitrah untuk Masyarakat Kurang Mampu 16 March 2026
  • Edukasi Kewajiban Zakat Sejak Dini, IZI Salurkan Zakat Fitrah untuk Siswa SDN Cilincing 05 16 March 2026
  • Semangat Gotong Royong Warga Cibarusah, Donatur IZI Hadirkan Sedekah Beras dan Aksi Bersih Musholla Miftahussa’adah 16 March 2026
  • Kolaborasi SDN Cipete Selatan 01 dan IZI Salurkan Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 16 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,171)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,245)
  • Keluarga (433)
  • Kesehatan (647)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (539)
  • Nuansa Keislaman (326)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (305)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,162)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (505)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025