IZI Gelar “Solidarity in Harmony”, Himpun Kepedulian dan Aksi Nyata untuk Palestina

Jakarta – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menggelar kegiatan kemanusiaan bertajuk Solidarity in Harmony #PelukPalestina di Sanctuary Auditorium Menara Kuningan, Jakarta, Sabtu (10/10/2026). Acara yang menggabungkan konser amal, edukasi, dan penggalangan dana ini diikuti sekitar 600 peserta secara langsung. Sejumlah tokoh nasional dan diplomat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Sodik Mudjahid, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Waryono, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari.

Direktur Utama IZI, Wildhan Dewayana, menegaskan bahwa isu Palestina bukan sekadar persoalan wilayah atau kelompok tertentu, melainkan panggilan nurani kemanusiaan global. “Persoalan Palestina adalah nurani kemanusiaan yang terkoyak. Kita terpanggil untuk berbuat,” ujar Wildhan di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Wildhan, semangat membantu Palestina sejalan dengan amanah konstitusi Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia. Ia menambahkan, LAZNAS IZI bersama ratusan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) siap memobilisasi bantuan dan menjaga agar kepedulian masyarakat terhadap Palestina tetap bergelora. “Sudah menjadi kewajiban kita agar isu Palestina terus berisik. Jangan sampai algoritma arus utama menutup isu Palestina,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta memaparkan evolusi dukungan masyarakat Indonesia dan dunia bagi Palestina yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade. Menurutnya, dalam tiga tahun terakhir, gerakan dukungan telah memasuki gelombang ketiga yang berbingkai kemanusiaan universal. “Waktu menuju kemerdekaan itu kian dekat, dan kita hanya ingin membuat sebuah cerita bahwa kita terlibat,” tutur Anis.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi kepedulian rakyat Indonesia. Di tengah situasi krisis dan hancurnya fasilitas pendidikan di Gaza, Dubes Alsattari menekankan pentingnya menjaga harapan anak-anak Palestina melalui akses pendidikan. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dalam membangun solidaritas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalurkan bantuan konkret, mulai dari kebutuhan pokok, tenda pengungsian, hingga pemulihan fasilitas sekolah.

Diskusi Lintas Tokoh dan Aksi Nyata

Rangkaian acara juga diisi dengan sesi talkshow interaktif yang menghadirkan pandangan menyeluruh dari pelbagai perspektif. Sesi talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, yakni Prof. Waryono, Dosen Hubungan Internasional Universitas Indonesia Agung Nurwijoyo, M.Sc., Presiden Asia Pacific Coalition for al-Quds and Palestine (APCQP) Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., Direktur Pendistribusian & Pendayagunaan Zakat IZI Aan Suherlan, S.M., M.E., serta aktivis media Bambang Noroyono yang membagikan pengalamannya meliput perjalanan jalur laut menuju Gaza. Setelah talkshow, acara dimeriahkan dengan peluncuran Palestina Games, dan seluruh tokoh yang hadir juga melakukan deklarasi komitmen aksi konkret untuk program bantuan Palestina.

Selain sesi talkshow, Deryansha selaku CEO Kasisolusi juga ikut berpartisipasi dalam acara Solidarity in Harmony. Dery menyimpulkan dari pembahasan talkshow hingga menyampaikan peran kita sebagai manusia untuk terus membela Palestina dengan aksi nyata yang bisa kita lakukan, yakni dengan mendoakan, membantu dengan harta yang kita miliki, dan membagikan pesan kebaikan ini kepada orang lain.

Dari Panggung Musik untuk Kemanusiaan Palestina

Usai sesi diskusi, suasana berlanjut dengan konser amal yang menghadirkan tim nasyid Raihan dan Raim Laode. Lewat penampilan Raihan, para peserta diajak bernostalgia dengan lagu-lagu Islaminya yang masih melekat erat di hati peserta. Berbeda dengan Raim Laode, peserta diberi lantunan lirik lagu dengan pesan tersirat yang menyentuh, dipadukan dengan gaya stand-up Raim yang membuat suasana sangat cair.

Di sela-sela setelah penampilan keduanya usai, terdapat ajakan kepada peserta untuk berdonasi dengan bonus merchandise eksklusif berupa kaos T-shirt bertanda tangan Raihan maupun Raim Laode, di mana hasil dari donasi komitmen tersebut akan masuk ke dalam beberapa program Palestina seperti mushola darurat, santunan yatim Gaza, dan lain-lain.

Dari konser amal ini, ditegaskan bahwa solidaritas untuk Palestina tidak hanya disuarakan lewat gagasan dan diskusi, tetapi juga lewat musik yang menyentuh hati. Konser ini menjadi penutup yang hangat bagi rangkaian acara sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap Palestina bisa dirawat dengan cara yang menyatukan banyak orang. Melalui rangkaian Solidarity in Harmony #PelukPalestina, penggalangan dana yang dilakukan dalam acara ini berhasil mengumpulkan total Rp2.025.884.735. Angka tersebut merupakan akumulasi dari seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari donasi peserta, merchandise eksklusif,