Nilai, Malaysia — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) turut berpartisipasi dalam agenda Muzakarah Zakat Kebangsaan 2026 (MZK) yang diselenggarakan di Nilai Springs Hotel, Negeri Sembilan, Malaysia. Agenda ini menjadi ruang strategis bagi para praktisi, akademisi, regulator, dan pemangku kepentingan zakat untuk bertukar pengalaman serta membahas perkembangan pengelolaan zakat, khususnya terkait wakalah zakat.
Pada gelaran MZK 2026, IZI diwakili oleh Aan Suherlan, S.M., M.E. selaku Direksi IZI dan Ust. H. Muhammad Suharsono, Lc., M.E.Sy. selaku Dewan Pengawas Syariah IZI. Mengangkat tema utama “Wakalah Zakat: Antara Harapan dan Tantangan”, Muzakarah membahas berbagai pengalaman dan praktik wakalah zakat yang telah berkembang di Malaysia. Praktik tersebut menjadi salah satu referensi penting bagi pengembangan tata kelola zakat di negara-negara lain, termasuk Indonesia.
Dalam agenda tersebut, Ust. H. Muhammad Suharsono, Lc., M.E.Sy. akan turut berpartisipasi sebagai pembentang dengan menyampaikan materi mengenai praktik wakalah zakat di Indonesia pada hari kedua (20/26), dengan mengambil studi kasus pengelolaan wakalah pada Laznas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).
Paparan tersebut nantinya akan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman Indonesia dalam mengembangkan pola kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan para mitra dalam penghimpunan maupun pendistribusian zakat melalui mekanisme wakalah.
“Wakalah zakat memiliki potensi besar untuk memperluas partisipasi masyarakat dan memperkuat dampak pengelolaan zakat. Namun, pengembangannya perlu ditopang oleh kejelasan regulasi, tata kelola, pengawasan syariah, serta mekanisme akuntabilitas yang kuat,” menjadi salah satu pokok pemikiran yang berkembang dalam diskusi.
[AS – @inisiatifzakat]




