IZI Jateng Dampingi Usaha Nur Solekah melalui Program Lapak Berkah YBM PLN UP3 Semarang untuk Bangkit Setelah Kehilangan Uang Hasil Berjualan

Semarang — Sempat mengalami kehilangan uang hasil berjualan sekitar Rp2 juta pada Agustus 2026, Nur Solekah kini kembali bangkit dan aktif menjalankan usaha warung ramesan melalui Program Lapak Berkah YBM PLN UP3 Semarang setelah mendapat support pendampingan dari IZI Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil supervisi dan monitoring yang dilakukan IZI Jawa Tengah pada Periode Bulan September 2026, Nur Solekah beserta anak-anak dan ibunya yang tinggal bersama dalam keadaan sehat. Usaha yang sebelumnya berlokasi di samping Gudang BULOG, Kawasan Industri Candi, Krapyak, Semarang, kini telah berpindah ke lokasi baru yang masih berada di kawasan Industri Candi. Lokasi tersebut dinilai lebih strategis karena lebih mudah terlihat dari jalan raya dan saat ini usaha mulai ramai didatangi pelanggan.

Setiap hari, Nur Solekah mulai berjualan sejak pukul 05.00 hingga sekitar pukul 16.00 WIB dengan menyiapkan berbagai makanan, minuman, dan jajanan. Di lokasi baru, ia dikenakan tarif lapak sebesar Rp20.000 per hari. Meskipun waktu berjualan hampir selesai, Nur Solekah tetap melayani karyawan pabrik yang datang membeli menjelang sore. Ketika kondisi warung ramai, kakak iparnya terkadang turut membantu meskipun tidak setiap hari. Untuk mengembangkan usahanya, Nur Solekah juga menambah menu baru berupa soto seharga Rp8.000 dan ayam geprek Rp12.000 per porsi sebagai pilihan tambahan bagi pelanggan.

Menu yang dijual cukup beragam dengan harga terjangkau, di antaranya nasi rames dengan telur Rp12.000 apabila pembeli mengambil sendiri dan Rp15.000 jika disiapkan oleh penjual, sayur Rp7.000–Rp8.000, mi rebus Rp7.000 atau Rp12.000 dengan telur, es teh Rp3.000, es kopi Rp5.000, roti Rp2.000–Rp3.000, serta Pop Mie Rp10.000. Dari hasil penjualan, Nur Solekah memperoleh omzet sekitar Rp500.000 per hari. Sekitar Rp300.000 digunakan untuk membeli bahan baku dagangan pada hari berikutnya. Sisa hasil penjualan tersebut masih digunakan untuk biaya operasional lainnya, termasuk tarif lapak dan kebutuhan usaha.

Melalui Program Lapak Berkah YBM PLN UP3 Semarang yang dilaksanakan bersama IZI Jawa Tengah, Nur Solekah terus berupaya mempertahankan dan mengembangkan usaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta membantu biaya pendidikan anak-anaknya. Setelah sempat mengalami musibah kehilangan hasil tabungan usaha, perpindahan ke lokasi yang lebih strategis dan mulai ramainya pelanggan menjadi semangat baru bagi Nur Solekah untuk kembali berdagang. Dengan ketekunan dalam menjalankan usaha, diharapkan warung ramesan tersebut dapat semakin stabil dan berkembang secara berkelanjutan.

[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]