IZI Sumbar Salurkan 100 Makanan Siap Saji dan Bantu Bersihkan Rumah Penyintas Banjir di Arosuka

Solok (26/9/26) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat kembali bergerak membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Solok. Bertempat di Komplek Nuansa Griya, Arosuka, Kabupaten Solok, IZI Sumbar menyalurkan 100 paket makanan siap saji kepada penyintas banjir dan relawan yang masih membantu proses penanganan di lapangan. Selain menyalurkan bantuan pangan, tim IZI Sumbar bersama mitra dan relawan juga melakukan aksi bersih-bersih rumah warga terdampak, salah satunya rumah milik Dedi, warga yang terdampak cukup parah akibat banjir.

Berdasarkan assessment sementara di lapangan, wilayah terdampak berada di Jorong Suka Rami Tahap 2 serta Jorong Kayu Aro Tahap 1 dan Tahap 3. Dampak paling parah berada di Jorong Suka Rami Tahap 2, dengan sekitar 37 kepala keluarga (KK) terdampak. Dedi merupakan salah satu penyintas yang rumahnya terdampak cukup parah. Ia tinggal bersama istri dan anaknya. Saat banjir terjadi, air dan material lumpur masuk ke dalam rumah hingga mencapai setinggi lutut orang dewasa. Tidak hanya bangunan rumah, hampir seluruh isi rumah Dedi turut hanyut terbawa banjir. Berbagai perlengkapan rumah tangga hingga peralatan usaha bengkel yang menjadi bagian dari mata pencahariannya juga ikut terdampak.

Pasca kejadian, Dedi bersama keluarga mulai melakukan pembersihan rumah secara mandiri. Akses jalan menuju kawasan terdampak juga mulai dibuka dengan bantuan alat berat. Namun, tingginya material lumpur membuat proses pembersihan membutuhkan waktu dan tenaga. Melihat kondisi tersebut, tim IZI Sumbar bersama Sakato Community Hub, DEMA UIN Imam Bonjol Padang, dan Simpul Relawan Indonesia (S.R.I) turut bergotong royong membantu membersihkan rumah Dedi. “Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari masyarakat, tim IZI, dan teman-teman relawan, proses membersihkan rumah sangat terbantu. Terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga rumah kami bisa kembali lebih baik,” ungkap Dedi.

Hingga saat ini, Dedi bersama keluarga belum dapat kembali menempati rumah tersebut. Selain masih dalam proses pembersihan, air dan listrik di rumah juga masih mati total. Untuk sementara, ia bersama keluarga mengungsi di rumah mertuanya. Meski demikian, Dedi tetap datang setiap hari ke rumah untuk melanjutkan proses pembersihan dan memulihkan kondisi rumahnya secara bertahap. Dari hasil assessment sementara IZI Sumbar, kebutuhan yang saat ini menjadi perhatian utama masyarakat terdampak adalah hygiene kit dan air bersih. Kebutuhan tersebut menjadi penting karena masyarakat masih melakukan pembersihan rumah dan lingkungan pascabanjir, sementara sejumlah fasilitas dasar belum sepenuhnya kembali normal.

IZI Sumbar akan terus melakukan assessment dan pemantauan kondisi masyarakat terdampak. Pada tahap pemulihan, IZI Sumbar akan mengupayakan pemenuhan kebutuhan lainnya sesuai hasil assessment dan dukungan yang tersedia, di antaranya sembako, peralatan dapur, serta perlengkapan tidur bagi penyintas yang membutuhkan. Ksatria Herizon Putra, Kabid Pendayagunaan dan Pendistribusian Zakat IZI Sumatera Barat, menyampaikan, “Dari assessment sementara, saat ini kebutuhan yang cukup mendesak adalah hygiene kit dan air bersih. Namun, kebutuhan masyarakat akan terus kami pantau. Pada tahap pemulihan nantinya, kami juga akan mengupayakan bantuan seperti sembako, peralatan dapur, dan perlengkapan tidur sesuai hasil assessment serta kebutuhan penyintas,” ujar Ksatria. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu proses penanganan di lokasi terdampak. “Kami mengapresiasi masyarakat dan seluruh relawan yang ikut bergotong royong membantu penyintas. Kolaborasi antara IZI Sumbar, Sakato Community Hub, DEMA UIN Imam Bonjol Padang, Simpul Relawan Indonesia, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu proses pemulihan pascabencana,” lanjut Ksatrya.

Penyaluran 100 makanan siap saji dan aksi bersih-bersih rumah menjadi bagian dari ikhtiar IZI Sumbar untuk meringankan beban penyintas banjir di Arosuka, Kabupaten Solok. IZI Sumbar akan terus melakukan assessment, pemantauan, dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, diharapkan proses pemulihan masyarakat terdampak banjir dapat berjalan secara bertahap, sehingga para penyintas dapat kembali menjalankan aktivitas dan kehidupan mereka dengan lebih baik.

[Forina – @inisiatifzakat_sumbar]