Padang (31/8/26) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan kesehatan kepada Fathan, seorang anak berusia 9 tahun yang masih menjalani rangkaian terapi dan kontrol medis. Bantuan yang disalurkan berupa popok, susu, biskuit, serta santunan untuk membantu biaya terapi dan kontrol ke rumah sakit, pada Senin (31/8/26).
Fathan merupakan anak dengan diagnosis ADHD yang membutuhkan pendampingan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Di usianya saat ini, kemampuan komunikasi Fathan masih terbatas. Ia baru mampu mengucapkan beberapa kata sederhana, di antaranya “Papa” dan “Mama”. Selain memiliki keterbatasan dalam komunikasi, Fathan juga mengalami kendala pada kemampuan berjalan. Ia cenderung berjalan dengan posisi jinjit dan belum dapat menapakkan kedua kakinya dengan baik karena merasakan sakit. Kondisi tersebut mulai terlihat setelah Fathan mengalami keadaan darurat ketika berusia sekitar 28 hari. Saat itu, tubuh Fathan sempat membiru sehingga harus segera mendapatkan penanganan di IGD. Setelah kejadian tersebut, perkembangan kemampuan berjalan Fathan mulai menunjukkan perbedaan. Setelah menjalani pemeriksaan, diketahui terdapat permasalahan pada saraf di bagian kakinya yang memengaruhi cara berjalannya.

Saat ini, Fathan sedang menjalani ikhtiar pengobatan dengan menggunakan GIP (gips) pada kakinya. Terapi dan kontrol dilakukan secara berkala, sekitar satu kali dalam sepekan. Rangkaian terapi tersebut dilakukan sebagai upaya membantu memperbaiki kondisi kaki Fathan agar dapat berjalan dengan lebih baik. Ke depan, Fathan juga masih membutuhkan rangkaian penanganan medis sesuai dengan anjuran dokter. Dalam menjalani proses tersebut, Fathan membutuhkan berbagai kebutuhan rutin, mulai dari terapi, kontrol medis, popok, susu hingga kebutuhan sehari-hari lainnya. Penghasilan kedua orang tuanya yang terbatas belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan tersebut secara berkelanjutan.
Sebelumnya, sebagian besar kebutuhan Fathan banyak mendapat dukungan dari sang kakek. Mulai dari biaya terapi, kebutuhan popok, alat terapi, biaya pengobatan, hingga sepatu khusus untuk terapi. Namun, setelah sang kakek meninggal dunia pada Oktober tahun lalu, kebutuhan Fathan kini menjadi beban yang harus diupayakan sendiri oleh kedua orang tuanya. Meski dalam keterbatasan, kedua orang tua Fathan terus berusaha mendampingi dan memenuhi kebutuhan anak mereka. Mereka berharap Fathan dapat terus mendapatkan terapi dan pengobatan agar perkembangan serta kualitas hidupnya dapat semakin baik.

Mendapatkan bantuan tersebut, ibu Fathan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada IZI serta para donatur yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarganya. “Terima kasih banyak kepada tim IZI dan para donatur IZI yang sudah memberikan perhatian dan banyak membantu Fathan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk kebutuhan Fathan dan proses terapinya. Semoga semua kebaikan dari para donatur dibalas oleh Allah SWT,” ungkap ibu Fathan.
Melalui bantuan kesehatan ini, IZI Sumbar berharap dapat membantu meringankan kebutuhan Fathan dan keluarganya, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menunjang proses terapi dan kontrol medis yang harus dijalani. “Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi Fathan dan keluarga untuk terus menjalani ikhtiar pengobatan. Kami juga mengajak para donatur untuk terus mendoakan Fathan agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam setiap proses terapi dan pengobatannya,” ujar Tim Program IZI Sumbar.
IZI Sumbar mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menitipkan amanah melalui IZI. Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang diberikan menjadi jalan hadirnya manfaat bagi Fathan dan penerima manfaat lainnya. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan terbaik bagi Fathan, menguatkan kedua orang tuanya, serta membalas setiap kebaikan para donatur dengan keberkahan dan pahala yang berlipat.
[Forina – @inisiatifzakat_sumbar]





