Semarang – Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah rutin menggelar Kajian Keislaman setiap Senin sore selepas Asar di ruang tengah RSP. Kegiatan ini diikuti oleh para penghuni RSP, baik pasien maupun keluarga yang mendampingi. Pada Senin (5/10), kajian disampaikan oleh Sri Utari dengan tema “Fikih Salat Wajib”, dengan tujuan menguatkan pemahaman dan semangat para penghuni dalam melaksanakan salat lima waktu.

Dalam kajiannya, Sri Utari mengingatkan bahwa salat merupakan sarana seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam QS. Taha ayat 14. Salat juga menjadi ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang muslim, termasuk menjadi amalan pertama yang diperhitungkan pada hari kiamat, mencegah perbuatan keji dan mungkar, serta menjadi penguat jiwa dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Bapak ibu Rumah Singgah, apapun kondisinya, tetap salat njih. Karena salat adalah ibadah wajib. Yang butuh salat itu kita, hambanya Allah. Dengan salat Allah bersihkan dari dosa, jadi jangan sampai terlewat,” tutur Sri.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tata cara salat dan 13 rukun salat, mulai dari niat dan berdiri bagi yang mampu, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tahiyat akhir, membaca salawat Nabi, salam, tumakninah, hingga tertib dalam melaksanakan rukun. Para penghuni RSP tampak khusyuk menyimak materi yang disampaikan dan mengikuti kajian dengan baik.
Semoga kajian ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para penghuni RSP IZI Jateng, sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjaga salat lima waktu dalam kondisi apa pun. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kemudahan kepada setiap pasien dan keluarga dalam menjalani proses pengobatan serta istiqamah dalam beribadah.
[AC – @inisiatifzakat_jateng]




