Bogor – Sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah pemukiman, program Pelayanan Kesehatan & Pengobatan Gratis sukses digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Kegiatan ini bertempat di Gang Emad, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan. Sebanyak 100 warga penerima manfaat dari wilayah RW 06 Cikaret antusias memanfaatkan rangkaian layanan medis yang disediakan. Program kolaboratif ini terselenggara atas kerja sama berbagai pemangku kepentingan, antara lain Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Bogor, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor (Puskesmas Bondongan), serta Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Bogor.
Dalam kegiatan pemeriksaan ini, warga mendapatkan berbagai fasilitas kesehatan secara gratis, yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, skrining kesehatan dasar, pengukuran gula darah sewaktu dan kolesterol bagi warga yang berisiko, pemeriksaan langsung oleh tim dokter, hingga pembagian obat-obatan gratis serta konsumsi. Program ini dilaksanakan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan dasar dan obat-obatan tanpa biaya.

Kehadiran tim medis di tengah pemukiman ini disambut hangat oleh warga lokal, khususnya jemaah majelis taklim setempat. Salah satu warga mengutarakan rasa syukurnya setelah mengikuti pemeriksaan. “Senang karena jadi tahu kadar gula dan kesehatan saya, jadi alhamdulillah kesehatan saya jadi benar-benar terkontrol,” tuturnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh pengurus majelis taklim setempat yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat. “Dengan cek kesehatan ini, ibu-ibu jadi bisa tahu apa yang harus mereka hindari dan tingkatkan untuk memperbaiki aspek kesehatan,” ungkapnya.
Berdasarkan evaluasi umum pelaksanaan, keterlibatan banyak pihak menjadi catatan penting untuk peningkatan di masa mendatang, terutama terkait penataan pembagian tugas, koordinasi antar-stakeholder, penetapan rundown, serta pengenalan alur acara. Melihat besarnya manfaat dan antusiasme warga, pihak penyelenggara merekomendasikan agar kegiatan kolaborasi layanan kesehatan gratis semacam ini dapat dilanjutkan secara berkala di lokasi dan wilayah berbeda.
[Khoirul Umam]




