Gunung Bugis – Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Namun, kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi oleh warga Gunung Bugis, Kalimantan Timur. Masyarakat setempat tengah menghadapi kesulitan memperoleh air bersih karena pasokan air PDAM telah terhenti selama lebih dari dua bulan. Akibatnya, warga harus mencari sumber air alternatif yang lebih layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Ketersediaan air yang aman untuk dikonsumsi merupakan kebutuhan utama setiap keluarga, sehingga keterbatasan akses terhadap air bersih dapat menambah beban warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, IZI dan BDI PHKT menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Gunung Bugis pada Senin (19/10/2026). Bantuan disalurkan di Gang Ar-Rahman untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih bagi kebutuhan rumah tangga. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya untuk memasak dan minum, sekaligus meringankan kesulitan yang dirasakan warga akibat menurunnya kualitas air.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi persoalan pemenuhan kebutuhan dasar. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan manfaat langsung sekaligus menumbuhkan harapan bahwa selalu ada pihak yang bersedia hadir dan membantu di tengah kesulitan.
Bagi masyarakat yang tengah menghadapi krisis air bersih, bantuan ini bukan hanya tentang tersedianya air untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga tentang kepedulian yang memberikan kekuatan untuk melewati masa sulit. Sebab, air bersih adalah kebutuhan setiap keluarga. Ketika akses terhadapnya menjadi tantangan, kepedulian dan gotong royong dapat menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat dan harapan bagi sesama.
[Ayu Aslami – @inisiatifzakat_kaltim]




