Semarang – Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil Anemia dan Balita Wasting yang merupakan dukungan dari PT PLN Indonesia Power UBP Semarang merupakan bentuk kepedulian terhadap upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Semarang Utara. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Bandarharjo ini merupakan hasil kolaborasi antara PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, dan Puskesmas Bandarharjo dengan menjangkau 28 penerima manfaat, yang terdiri dari 25 balita wasting dan 3 ibu hamil anemia, pada Kamis (23/7/26).
Pada kesempatan tersebut, para penerima manfaat menerima paket PMT yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing. Sebanyak 25 paket PMT untuk balita wasting berisi susu Optigrow dan telur, sedangkan 3 paket PMT untuk ibu hamil anemia berisi susu khusus untuk ibu hamil dan kornet sapi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat sekaligus menjadi strategi pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi.

Dadan Budiansyah selaku Officer COMDEV PT PLN Indonesia Power UBP Semarang menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). “Kami percaya bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini melalui pemenuhan gizi yang baik. Oleh karena itu, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga bantuan PMT ini dapat membantu meningkatkan status gizi para penerima manfaat sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam menciptakan generasi sehat, kuat, dan berkualitas,” ungkap Dadan.
Sementara itu, drg. Rozi Al Fathi selaku Kepala Puskesmas Bandarharjo Semarang Utara mengapresiasi sinergi yang terjalin antara PT PLN Indonesia Power UBP Semarang dan IZI Jawa Tengah dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Menurutnya, pemberian makanan tambahan merupakan salah satu intervensi yang sangat penting dalam penanganan balita wasting maupun ibu hamil anemia. “Kolaborasi seperti ini sangat membantu kami dalam meningkatkan status gizi masyarakat. Kami berharap para penerima manfaat dapat mengonsumsi bantuan ini sesuai anjuran, sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu maupun tumbuh kembang balita,” tutur Rozi.

Muthia Putri selaku salah seorang penerima manfaat Ibu Hamil Anemia mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan bahwa bantuan susu dan bahan makanan bergizi tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, IZI, dan Puskesmas Bandarharjo atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan semoga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kesehatan anak dan keluarga,” ujar Muthia.
Melalui program ini, harapan ke depannya, kebutuhan gizi ibu hamil anemia dan balita wasting dapat terpenuhi dengan lebih baik, sehingga mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sinergi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan terus berlanjut sebagai langkah nyata dalam menekan angka stunting di Kota Semarang. Semoga ikhtiar bersama ini memberikan manfaat yang luas dan menjadi jalan lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kuat, serta bebas stunting.





