RSP IZI Sumatera Utara Gelar Kajian tentang Kewajiban Menutup Aurat

Sumatera Utara – Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Sumatera Utara kembali menggelar pembinaan keislaman rutin pada Rabu (07/10/26) dengan mengangkat tema “Kewajiban Menutup Aurat”. Kajian kali ini disampaikan oleh Ustadz Hadi Munawar dan diikuti oleh para pasien serta pendamping pasien yang tengah menjalani ikhtiar pengobatan di RSUP H. Adam Malik, Kota Medan. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tamu dari majelis taklim Kota Medan. Kajian disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga dapat diterima oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Hadi Munawar menjelaskan bahwa menutup aurat merupakan perintah Allah SWT yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim dan muslimah yang telah memenuhi ketentuan syariat. Kewajiban tersebut tidak hanya berlaku ketika seseorang melaksanakan shalat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, dengan memperhatikan batasan aurat serta siapa yang berada di hadapannya. Ustadz menjelaskan bahwa salah satu landasan mengenai kewajiban menjaga pandangan dan kehormatan terdapat dalam Q.S. An-Nur ayat 30–31. Ayat tersebut memuat perintah kepada laki-laki beriman untuk menundukkan pandangan dan menjaga kehormatannya, serta kepada perempuan beriman untuk menundukkan pandangan, menjaga kehormatan, dan tidak menampakkan perhiasan atau auratnya kecuali kepada pihak-pihak yang telah ditentukan dalam syariat.

Lebih lanjut, Ustadz Hadi menekankan bahwa menjaga aurat merupakan salah satu bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Ketika seorang muslimah berusaha menjaga aurat, kehormatan, dan rasa malunya, hal tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperoleh penjagaan dan perlindungan dari Allah SWT. “Menutup aurat bukan sekadar persoalan pakaian, tetapi merupakan bagian dari menjaga kehormatan, kemuliaan, dan identitas seorang muslim dan muslimah,” jelas Ustadz Hadi dalam kajiannya. Dalam pembahasan tersebut, Ustadz juga menjelaskan mengenai siapa saja yang termasuk mahram, serta batasan aurat bagi laki-laki dan perempuan. Pemahaman mengenai hal tersebut penting agar seorang muslim dapat menerapkan aturan syariat dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di lingkungan keluarga maupun ketika berinteraksi dengan orang lain.

Menutup aurat juga menjadi bagian dari upaya seorang muslim untuk menjaga dirinya dalam berbagai keadaan. Ketaatan tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan ketika berada di lingkungan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dijaga sebagai bentuk kesadaran seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah SWT. Di akhir kajian, Ustadz Hadi mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya berusaha menjaga aurat diri sendiri, tetapi juga saling mengingatkan dalam kebaikan, terutama kepada keluarga dan saudara terdekat yang tinggal bersama, agar dapat bersama-sama menjaga batasan aurat dan menjalankan ketentuan syariat dengan baik. “Marilah kita saling mengingatkan saudara-saudari kita untuk menjaga aurat, terutama keluarga terdekat dan mereka yang tinggal satu rumah dengan kita,” pesan beliau.

Kajian berlangsung dengan penuh perhatian dan antusiasme dari para peserta. Bagi pasien dan pendamping pasien RSP, kegiatan pembinaan keislaman ini menjadi ruang untuk menambah wawasan agama sekaligus memperkuat keimanan di tengah proses pengobatan yang sedang dijalani. Melalui pembinaan keislaman yang rutin dilaksanakan, Rumah Singgah Pasien IZI Sumatera Utara terus berupaya menghadirkan pendampingan spiritual bagi pasien, pendamping, dan masyarakat yang hadir. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperkuat ketaatan kepada Allah SWT, serta mendorong setiap peserta untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

[Fazliyah Nurhafshah Gultom – @inisiatifzakat_sumut]