RSP IZI Sumatera Utara Kembali Menggelar Pembinaan Keislaman, Belajar Tajwid dan Tadabbur Q.S. Al-Insyirah

Sumatera Utara – Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Sumatera Utara kembali menggelar pembinaan keislaman rutin pada Rabu (4/11/2026). Kegiatan kali ini mengangkat tema “Praktik Ilmu Tajwid Jilid 2” yang dibawakan oleh Ustadzah Zunairah dan diikuti oleh pasien serta para pendamping pasien yang tengah menjalani ikhtiar pengobatan di RSUP H. Adam Malik, Kota Medan. Kajian disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang. Tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung materi ilmu tajwid yang disampaikan.

Pada sesi awal, Ustadzah Zunairah melanjutkan pembahasan tentang makharijul huruf dari pertemuan sebelumnya. Kali ini, peserta mempelajari beberapa huruf yang keluar dari bibir serta rongga hidung. Ustadzah memberikan contoh pelafalan, kemudian para peserta mengikuti bacaan secara bersama-sama agar dapat memahami dan mempraktikkan materi dengan lebih baik. Setelah praktik ilmu tajwid, kajian dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Insyirah bersama. Ustadzah Zunairah kemudian mengajak para peserta untuk memahami pesan yang terkandung dalam surah tersebut melalui tadabbur.

Ustadzah Zunairah menjelaskan bahwa Surah Al-Insyirah berisi pesan penguatan bagi siapa saja yang sedang diuji, sangat relevan bagi pasien dan pendamping yang tengah menjalani pengobatan. Di awal surah digambarkan kelapangan dada, salah satu kenikmatan besar dalam hidup, karena hati yang lapang membuat seseorang lebih tenang dan yakin kepada Allah SWT dalam menjalani setiap proses. Pesan ini diperkuat ayat “Fa inna ma’al ‘usri yusra, inna ma’al ‘usri yusra”, yang mengingatkan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan. “Intinya, kita harus yakin kepada Allah, yakin akan pertolongan Allah, yakin bahwa takdir dari Allah itu selalu baik dan yakin bahwa setiap apa pun yang Allah berikan adalah yang terbaik untuk kita, hamba-Nya,” pesan Ustadzah Zunairah.

Lebih lanjut, Ustadzah juga mengingatkan agar seseorang tidak membiarkan dirinya berada dalam kekosongan. Ketika telah menyelesaikan satu urusan, hendaknya kembali mengerjakan urusan lainnya. Pesan ini menjadi pengingat bagi para peserta untuk tetap memiliki aktivitas yang baik dan terus berusaha menjalani kehidupan meskipun sedang berada dalam kondisi penuh ujian. Di tengah kegiatan, Ustadzah Zunairah turut memberikan tujuh mushaf Al-Qur’an dengan sampul bergambar Masjidil Aqsha kepada para pasien. Pemberian mushaf tersebut menjadi bentuk dukungan agar para pasien semakin dekat dengan Al-Qur’an dan termotivasi untuk terus membaca serta menghidupkan Al-Qur’an dalam keseharian.

Melalui pembinaan keislaman rutin ini, RSP IZI Sumatera Utara tidak hanya menghadirkan ruang untuk belajar agama, tetapi juga menjadi sarana penguatan spiritual bagi pasien dan pendamping selama menjalani proses pengobatan. Semoga setiap ilmu yang dipelajari, ayat yang dibaca, dan pesan kebaikan yang disampaikan dapat menjadi penguat hati serta menambah keyakinan untuk terus menjalani ikhtiar dengan sabar dan tawakkal kepada Allah SWT.

[Fazliyah Nurhafshah Gultom – @inisiatifzakat_sumut]