Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, YBM PT PLN (Persero) UP3 Semarang berkolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah dan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang menyelenggarakan Program Operasi Katarak bagi penerima manfaat lanjut usia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/7/26) bertempat di Auditorium Gedung A Lantai 2 RSI Sultan Agung Semarang. Sebanyak 10 penerima manfaat yang berasal dari Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan seremoni pembukaan dan penyerahan bantuan secara simbolis, dilanjutkan edukasi kesehatan mengenai persiapan pra operasi dan perawatan pasca operasi, kemudian para penerima manfaat menjalani tindakan operasi katarak oleh tim medis RSI Sultan Agung Semarang.

Program Operasi Katarak Gratis ini merupakan salah satu program kesehatan YBM PT PLN (Persero) UP3 Semarang yang menyasar 10 penerima manfaat lanjut usia yang termasuk dalam kategori mustahik sesuai dengan delapan golongan (8 asnaf). Selain memperoleh tindakan operasi katarak secara gratis, para penerima manfaat juga mendapatkan screening kesehatan, pemeriksaan dokter spesialis mata, edukasi kesehatan, obat-obatan pasca operasi, kontrol pasca operasi tanpa biaya, serta uang santunan. Program ini menjadi langkah awal kolaborasi antara YBM PT PLN (Persero) UP3 Semarang, IZI Jawa Tengah, dan RSI Sultan Agung Semarang dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat duafa.

Agung Wibowo selaku Manajer PT PLN (Persero) UP3 Semarang, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata penyaluran amanah zakat pegawai PLN kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kesehatan lainnya yang dapat diwujudkan bersama IZI Jawa Tengah dan RSI Sultan Agung Semarang. “Program operasi katarak ini merupakan bagian dari program YBM PLN UP3 Semarang bagi 10 penerima manfaat lanjut usia yang termasuk dalam kategori 8 asnaf. Ini merupakan kolaborasi awal bersama IZI Jawa Tengah dan RSI Sultan Agung Semarang. Kami berharap ke depan dapat terus menghadirkan kolaborasi lain di bidang kesehatan melalui Yayasan Baitul Maal PLN. Kami juga berharap program ini dapat membantu masyarakat, mengingat saat ini terdapat beberapa keterbatasan dalam layanan BPJS sehingga kolaborasi seperti ini dapat menjadi solusi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Agung.
Dr. dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, FISQua selaku Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang menjelaskan bahwa RSI Sultan Agung Semarang saat ini telah menjadi salah satu pusat rujukan pelayanan penyakit mata di Jawa Tengah sekaligus rumah sakit pendidikan yang menjadi tempat belajar bagi para dokter spesialis dari berbagai daerah di Indonesia. Retno Widowati selaku Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam program ini. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga zakat, dunia usaha, dan rumah sakit merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat duafa.

Suroto selaku penerima manfaat yang berasal dari Kecamatan Genuk, Kota Semarang, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program ini. “Adanya Program Operasi Katarak Gratis dari YBM PT PLN (Persero) UP3 Semarang ini sangat membantu kami, khususnya para penderita katarak. Saya berharap program seperti ini terus berlanjut dan selalu diberikan kelancaran. Semoga seluruh pegawai PT PLN (Persero) UP3 Semarang senantiasa diberikan kesehatan, rezeki yang lancar, serta keberkahan dalam setiap langkahnya,” ungkap Suroto.
Melalui Program Operasi Katarak Gratis dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, YBM PT PLN (Persero) UP3 Semarang bersama IZI Jawa Tengah dan RSI Sultan Agung Semarang berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program kesehatan lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat dhuafa, meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, serta menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama sehingga semangat kemerdekaan benar-benar dirasakan melalui hadirnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]




