Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Tips Mendidik Anak Laki Agar Tidak Menjadi Patriarki

Syamil Abyan2025-04-24T11:13:59+07:00
Syamil Abyan Edukasi dan Inspirasi Islami, Muda-Mudi Artikel Edukasi, edukasi masyarakat, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, IZI, zakat, zakat indonesia 0 Comments

Dalam struktur rumah tangga, pria kerap disebut sebagai pemimpin. Namun, pemahaman ini sering kali dimaknai secara sempit: pria berkuasa, wanita mengikuti. Dari sinilah benih patriarki muncul—sebuah sistem yang menempatkan laki-laki sebagai pusat otoritas, hingga mendominasi dalam pengambilan keputusan dan peran sosial. 

Patriarki yang sudah beracun atau toxic patriarchy memunculkan pola rumah tangga yang timpang. Suami merasa cukup hanya dengan bekerja dan memberi nafkah, lalu menarik diri dari pengasuhan anak maupun urusan rumah tangga. Akibatnya, beban emosional dan fisik istri bertumpuk, sementara suami hidup dalam ilusi “kepemimpinan”. 

Psikolog keluarga, Dr. Susan Forward dalam bukunya Men Who Hate Women and the Women Who Love Them menyebut pria dengan pola patriarkis ekstrem cenderung sulit membentuk hubungan emosional yang sehat.  

Psikolog Indonesia, Anna Surti Ariani, juga menyatakan bahwa anak laki-laki yang tumbuh tanpa pelibatan ayah dalam rumah cenderung meniru pola maskulinitas kaku. “Anak belajar dari contoh. Jika ayah tidak mengasuh, ia pun belajar bahwa itu bukan tugas laki-laki,” ujar Anna dalam sebuah seminar parenting tahun 2023. 

Untuk mencegah anak laki-laki tumbuh menjadi pelaku patriarki yang toksik, orang tua bisa menerapkan beberapa pendekatan berikut: 

  • Libatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga 
    Ajarkan bahwa bersih-bersih, mencuci piring, atau memasak bukan tugas perempuan. Ini membentuk pemahaman bahwa kontribusi dalam rumah tangga adalah tanggung jawab bersama. 
  • Tunjukkan kehadiran emosional dari ayah 
    Biarkan anak melihat ayah memeluk, menangis, atau menunjukkan empati. Ini penting agar anak laki-laki tidak menganggap emosi sebagai kelemahan atau hal yang tidak “maskulin”. 
  • Ajarkan bahwa memimpin berarti melayani, bukan memerintah 
    Tanamkan bahwa menjadi pemimpin bukan soal mengatur orang lain, tapi soal memberi contoh dan bertanggung jawab. Ini akan membentuk karakter pemimpin yang adil dan rendah hati. 
  • Bangun komunikasi dua arah 
    Biasakan anak untuk bicara tentang perasaan dan pikiran mereka, serta dengarkan dengan serius. Ini membantu anak laki-laki tumbuh dengan kecerdasan emosional yang sehat. 
  • Hindari pujian berlebihan pada maskulinitas tradisional 
    Kalimat seperti “anak laki-laki harus kuat” atau “jangan cengeng” sebaiknya dihindari. Gantilah dengan afirmasi seperti “tidak apa-apa merasa sedih” atau “kamu berani mengungkapkan perasaanmu”. 

Menumbuhkan generasi pria yang sehat emosional adalah investasi jangka panjang. Ia tidak hanya membawa perubahan di rumah, tapi juga di masyarakat. Karena mendidik anak laki-laki hari ini, berarti merawat masa depan relasi yang lebih setara dan manusiawi. 

Ayu L Mukhlis 

Sumber :  Kompas.com | Men Who Hate Women and the Women Who Love Them, Susan Forward 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Syamil Abyan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Sekolah Pendamping RSP IZI Hadirkan Penguatan di Tengah Ujian Sakit 16 April 2026
  • Air yang Dinanti Akhirnya Mengalir: Senyum Bahagia SD PAB 23 Patumbak II Sambut Sumur Bor dari IZI 16 April 2026
  • IZI Salurkan Beasiswa Pelajar untuk Ajeng Syabila di Jakarta Timur 14 April 2026
  • IZI Jabar Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Ujung Berung 13 April 2026
  • Kajian Keislaman di RSP IZI Jawa Tengah, Menguatkan Istiqomah Pasca Ramadan di Bulan Syawal 13 April 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (231)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,342)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (656)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (216)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (549)
  • Nuansa Keislaman (353)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (314)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,206)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025