Perjuangan Yuliyanti, Pasien RSP IZI Jateng, Melawan Kanker Serviks Ditemani Bakti Seorang Anak
Semarang (6/5/26) – Rumah Singgah Pasien IZI Jateng kembali mendampingi salah satu pasien, Yuliyanti (58), asal Kabupaten Rembang, yang tengah berjuang melawan kanker serviks. Perjalanan pengobatannya bermula dari gejala perdarahan hebat yang ia alami, disertai keluarnya jaringan menyerupai daging. Kondisi tersebut membuat Yuliyanti segera dirujuk ke rumah sakit daerah untuk menjalani tindakan kuretase sebagai langkah awal penanganan.
Setelah pemeriksaan lanjutan, Yuliyanti kemudian dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan lebih intensif. Ia telah menjalani kemoterapi sebanyak tiga kali, dan saat ini dokter merekomendasikan terapi radiasi sebanyak 25 kali sebagai bagian dari proses pengobatannya. Tahapan ini menjadi langkah penting dalam upaya pemulihan yang sedang ia jalani.

Selama proses pengobatan, Yuliyanti didampingi oleh putra bungsunya, Faruq. Di tengah kesibukannya sebagai sopir truk antarprovinsi, Faruq memilih untuk sementara waktu meninggalkan pekerjaannya demi mendampingi sang ibu. Kehadirannya menjadi dukungan utama bagi Yuliyanti, sekaligus cerminan bakti seorang anak dalam situasi yang tidak mudah.
Yuliyanti sendiri merupakan seorang janda yang telah kehilangan suaminya setahun lalu akibat sakit jantung dan komplikasi. Sebelumnya, ia dikenal sebagai sosok yang tangguh dan tetap bekerja sebagai buruh masak di berbagai acara seperti pernikahan dan khitanan di kampung halamannya. Namun, sejak didiagnosis sakit pada Februari 2026, ia harus menghentikan aktivitas tersebut dan fokus menjalani pengobatan.
Melalui pendampingan di Rumah Singgah Pasien IZI, diharapkan Yuliyanti dapat menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang dan terfasilitasi. Dukungan dari keluarga, khususnya Faruq, menjadi kekuatan penting dalam setiap langkah perjuangannya melawan penyakit ini.
