RSP IZI Jateng Jadi Tempat Singgah Ikhtiar Ika Melawan Kanker
Semarang – Erika Diana (46), atau Ika, tidak menyangka sakit datang begitu tiba-tiba. Ibu rumah tangga asal Pekalongan yang sehari-hari juga mengelola usaha laundry rumahan ini mendadak mengalami nyeri hebat di perut saat membantu menyiapkan hidangan untuk kerja bakti pada akhir Juli 2025. Setelah dirujuk dari beberapa rumah sakit, Ika akhirnya menjalani operasi di Semarang pada Agustus 2025 di RSI Semarang. Dokter melakukan pengangkatan rahim, miom, serta tindakan kolostomi karena ditemukan perlengketan usus dan rahim.

Beberapa bulan setelahnya, pemeriksaan lanjutan di RSUP Dr. Kariadi menunjukkan adanya kanker stadium awal pada miom yang diangkat, sehingga Ika harus menjalani radioterapi sekitar 25 kali.
Perjalanan berobat membuat berat badan Ika turun lebih dari 20 kilogram, sehingga ia nampak begitu kurus. Di tengah kondisinya yang melemah, keluarga menjadi penguat terbesar. Putrinya, Laela, yang sedang kuliah semester 5 di Universitas Negeri Semarang sempat mendampingi selama libur kuliah. Setelah itu, sang putra sulung, Izzur, rela mengambil cuti kerja agar ibunya tetap ada yang menemani selama terapi.

Di awal pengobatan, Ika lebih banyak diam, sulit makan, dan sering mual setelah sinar. Namun perlahan, setelah beberapa kali terapi, kondisinya mulai membaik. “Alhamdulillah di RSP, ibu mau makan tiga kali sehari,” ungkap Izzur.
Kini Ika tinggal sementara di Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Jawa Tengah selama menjalani pengobatan. Baginya, bantuan seperti tempat singgah, makan gratis, dan antar jemput ke rumah sakit sangat berarti. Dengan polos, Ika bercerita pernah ingin makan telur asin dan ayam serundeng, namun akhirnya memilih menikmati makanan yang tersedia di rumah singgah. Di tengah sakit yang datang tanpa diduga, Ika tetap berusaha kuat, ditemani kasih sayang anak-anak yang bergantian menjaga langkahnya menuju sembuh.
[RSP IZI JTG]
