Depok – Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari perwakilan guru sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Tapos, Pengawas Sekolah Dasar, serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) negeri dan swasta mengikuti kegiatan Pelatihan Guru Inklusi yang diselenggarakan di SDIT Al Kamil, Rabu (17/6/26). Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Asep Supena, M.Psi, dosen Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya kemampuan asesmen bagi guru dalam mengidentifikasi karakteristik, potensi, serta kebutuhan belajar siswa berkebutuhan khusus sebagai langkah awal dalam memberikan layanan pendidikan yang tepat.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru inklusi dalam melaksanakan asesmen terhadap siswa berkebutuhan khusus di sekolah masing-masing. Melalui pemahaman dan keterampilan asesmen yang lebih baik, guru diharapkan mampu menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik sehingga proses pendidikan inklusif dapat berjalan lebih optimal. Selain memperoleh materi teoritis, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di lingkungan sekolah. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi selama sesi tanya jawab dan praktik asesmen.
Salah satu peserta, Sani, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat membantu guru dalam memahami cara melakukan asesmen yang tepat sehingga kebutuhan belajar siswa dapat diketahui sejak dini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai langkah-langkah asesmen bagi siswa berkebutuhan khusus. Semoga ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan di sekolah untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih baik,” ujar Sani.

Kehadiran Pengawas Sekolah Dasar serta Ketua K3S negeri dan swasta menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat implementasi pendidikan inklusif di Kecamatan Tapos. Diharapkan melalui kegiatan ini terjalin sinergi yang lebih kuat antara sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah, setara, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran yang diperoleh di sekolah masing-masing sehingga proses identifikasi dan pendampingan siswa berkebutuhan khusus dapat dilakukan secara lebih tepat, sistematis, dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.