Jakarta — Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menyalurkan bantuan Program Benah Musholla untuk Musholla Al-Fajri di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/26). Musholla Al-Fajri menjadi salah satu fasilitas ibadah yang terdampak kebakaran besar di kawasan permukiman Jalan Kemayoran Gempol pada 1 Juni 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan bangunan dan memaksa ratusan keluarga meninggalkan tempat tinggalnya.

Penyerahan bantuan dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Prof Dr H Abu Rokhmad MAg, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Prof Dr H Waryono Abdul Ghafur MAg, Direktur Utama IZI Wildhan Dewayana, serta Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat IZI Aan Suherlan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kemayoran, ketua RW dan RT setempat, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta warga sekitar.
Direktur Utama IZI Wildhan Dewayana mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama sekaligus amanah dari para donatur IZI untuk membantu memulihkan aktivitas keagamaan warga. “Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur IZI. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi awal bagi proses perbaikan lebih lanjut, sehingga Musholla Al-Fajri bisa segera kembali digunakan oleh masyarakat,” ujar Wildhan.

Bantuan yang disalurkan berupa perangkat pengeras suara, karpet, kipas angin, Al-Qur’an, cat, sejumlah perlengkapan musholla, serta bantuan dana untuk mendukung proses perbaikan bangunan. Wildhan berharap dukungan tersebut tidak hanya membantu pemulihan sarana fisik, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas ibadah, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan sosial keagamaan warga yang sempat terhenti akibat kebakaran.
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan, kehadiran Kementerian Agama bersama IZI merupakan bentuk dukungan agar Musholla Al-Fajri dapat segera berfungsi kembali. “Kami hadir bersama IZI untuk menyampaikan bantuan agar Musholla Al-Fajri bisa segera berfungsi secara normal dan digunakan masyarakat, baik untuk kegiatan ibadah maupun kegiatan sosial keagamaan lainnya,” kata Abu. Ia berharap proses renovasi bangunan dan pemenuhan sarana-prasarana musholla dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat kembali merasa nyaman dalam menjalankan ibadah.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam memperbaiki musholla dan lingkungan yang terdampak. “Masya Allah, semangat kerja bakti dan gotong royong warga di sini sangat luar biasa. Semoga sinergi bersama lembaga amil zakat dan pendampingan dari Kementerian Agama dapat terus berlanjut,” kata Waryono. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjaga semangat warga untuk bangkit dan membangun kembali lingkungan mereka.
Ketua RT setempat menyampaikan, berdasarkan pendataan pengurus wilayah, kebakaran tersebut berdampak terhadap sekitar 529 jiwa dari 329 kepala keluarga. Sekitar 224 rumah dilaporkan terbakar. Kebakaran juga mengakibatkan bagian lantai dua Musholla Al-Fajri, instalasi listrik, kabel, serta perangkat pengeras suara mengalami kerusakan. Sebelum kebakaran, lantai dua musholla rutin digunakan untuk pengajian anak-anak selepas Maghrib, pengajian ibu-ibu, serta kegiatan membaca Al-Qur’an bagi jamaah laki-laki.
Hingga penyerahan bantuan dilaksanakan, sejumlah kegiatan pengajian tersebut masih belum dapat berjalan seperti biasa. “Atas nama pengurus dan warga, kami mengucapkan terima kasih kepada IZI dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, baik dalam bentuk material, dana, tenaga, maupun pikiran,” ujar perwakilan pengurus RT. Ia berharap proses rehabilitasi dapat segera diselesaikan agar Musholla Al-Fajri kembali menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan bagi masyarakat sekitar.