Jakarta – IZI dan Paragon Corp menghadirkan kegiatan pembinaan bagi terapis program SPA Massage melalui sesi motivasi keislaman. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/6/26) di Kantor IZI Perwakilan Jakarta, dengan tujuan memperkuat mental, spiritual, serta karakter dalam menjalankan profesi sebagai terapis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan dalam bekerja dan bermasyarakat. Pada sesi awal, terapis diajak untuk mengenal makna nama lengkap masing-masing dan menghubungkannya dengan profesi SPA Massage yang dijalani. Terapis juga belajar mengenali potensi diri dan menemukan inspirasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.

Selanjutnya, terapis diajak untuk memahami tujuan hidup dan pentingnya menjaga kesehatan mental serta spiritual. Materi dilanjutkan dengan praktik self-healing berbasis psikospiritual yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu relaksasi dan keterbukaan diri, afirmasi keimanan, serta internalisasi nilai sabar, ikhlas, dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari. Terapis juga diajak untuk menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah, sehingga setiap pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, amanah, dan profesionalisme.

Selain memberikan motivasi, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi para terapis untuk saling berbagi pengalaman, mempererat silaturahmi, serta memperkuat semangat dalam mengembangkan diri. Salah seorang terapis mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih memahami tujuan hidup dan lebih semangat untuk terus berkembang.” Terapis lainnya juga menyampaikan kesannya. “Praktik self-healing membuat saya lebih tenang dan termotivasi. Semoga ilmu yang didapat bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.”

Melalui kegiatan ini, IZI dan Paragon Corp berharap terapis program SPA Massage Paradaya Movement 2.0 tidak hanya memiliki keterampilan yang baik, tetapi juga mental dan spiritual yang kuat. Dengan bekal tersebut, terapis diharapkan semakin percaya diri dalam memberikan pelayanan, mengembangkan usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

[frd/ru/izi]